- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan Reuni 212 akan dilaksanakan di Monas pada Selasa (2/12/2025).
- Pramono Anung yakin acara tersebut bertujuan sebagai pertemuan persaudaraan dan telah mengantongi izin resmi.
- Gubernur mengimbau peserta menjaga keamanan Jakarta yang kini telah aman dan nyaman selama acara berlangsung.
Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, angkat bicara terkait penyelenggaraan Reuni 212 yang akan digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Selasa (2/12/2025) malam nanti.
Kegiatan yang dulu sempat menuai sorotan karena dianggap sarat muatan politik itu kini diyakini Pramono bakal berjalan dengan baik.
"Kami meyakini, ketika saya menerima teman-teman panitia Reuni 212, mereka akan menyelenggarakan kegiatan dengan sebaik-baiknya," ujarnya kepada awak media di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat hari ini.
Figur berusia 62 tahun menyebut agenda Reuni 212 nanti sebatas ajang pertemuan persaudaraan sesama anak bangsa.
"Saya meyakini itu, pasti acaranya adalah acara yang penuh dengan silaturahmi dan sebagainya," lanjut Pramono Anung.
Mantan Sekretaris Kabinet ini juga memastikan bahwa seluruh perizinan terkait acara tersebut telah dikantongi oleh panitia, baik dari kepolisian maupun pemerintah daerah.
"Sehingga dengan demikian, karena izin dari kepolisian sudah keluar, pemerintah DKI Jakarta juga sudah keluar, dan kemudian yang lain-lain sudah, maka saya yakin acara akan berlangsung dengan baik," tegas Pramono Anung.
Namun, orang nomor satu di Jakarta ini tetap memberikan imbauan khusus kepada massa yang akan memadati area Monas nanti malam.
"Untuk itu, kami mohon siapa pun yang datang di acara nanti malam, mari kita jaga bersama Jakarta, karena Jakarta sekarang sudah aman dan nyaman," pungkasnya.
Baca Juga: Waspada Macet! Dishub DKI Bocorkan Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Monas Saat Reuni 212
Pramono Anung pribadi sebelumnya juga sudah menyatakan kesiapan untuk memenuhi undangan hadir di kegiatan Reuni 212.
Posisi Pramono sebagai kepala daerah saat ini mengharuskannya mengayomi seluruh golongan masyarakat Jakarta tanpa terkecuali.
Di sisi lain, ia juga melihat agenda Reuni 212 memiliki nilai manfaat bagi publik, sehingga patut untuk dihadiri oleh seorang pemimpin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Janda di Labuhanbatu Dianiaya Besan Hingga Pingsan, Laporan Mandek di Meja Polisi?
-
BRIN Minta Maaf atas Kesalahan Desain Lambang Garuda di Konten Hari Lahir Pancasila
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
Menkes Bingung Harga Obat di RI 2-6 Kali Lebih Mahal dari Harga Pasar Global: Kita Harus Negosiasi
-
Respons PDIP Soal Keakraban Prabowo dan Megawati: Biasa Saja, Sudah Bersahabat Lama
-
Papua Barat Punya Sekolah Berbasis Konservasi Pertama di Indonesia, Apa Beda dengan Sekolah Biasa?
-
Suasana PN Jaksel Riuh! Gugatan Praperadilan Dikabulkan, Kasus Air Keras Andrie Yunus Berlanjut
-
Nadiem Makarim: Chromebook Bikin Negara Hemat Triliunan, Mengapa Saya yang Dituntut?
-
Fenomena Mas Bahlil Ganteng, Kala Kritik di Media Sosial Berbalik Jadi Keuntungan Politik