Suara.com - Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) sekaligus Ketua Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Tri Tito Karnavian melantik Anggieta Bestari Tabo sebagai Ketua TP PKK dan Tim Pembina Posyandu Provinsi Papua Pegunungan. Pelantikan tersebut berlangsung di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP), Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Kamis (4/12/2025).
Dalam sambutannya, Tri menjelaskan bahwa prosesi pelantikan tersebut merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2017, Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 36 Tahun 2020, serta Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu. Dalam aturan itu dijelaskan bahwa pendamping atau istri kepala daerah secara fungsional menjabat sebagai Ketua TP PKK dan Ketua Tim Pembina Posyandu.
Menurut Tri, gerakan TP PKK berfokus pada pemberdayaan keluarga melalui 10 program pokok PKK. Sementara itu, Posyandu kini telah mengalami transformasi peran, dari semula fokus pada pelayanan kesehatan menjadi enam Standar Pelayanan Minimal (SPM). Keenamnya meliputi bidang kesehatan; pendidikan; sosial; pekerjaan umum; perumahan rakyat; serta ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat (Trantibumlinmas).
“Kita saat ini baru saja melaksanakan kegiatan Rakernas PKK dan juga Posyandu yang menghasilkan Renstra untuk tahun 2025–2029. Renstra tersebut sudah kita cetak dalam tiga buku, Ibu-Ibu semua,” ujar Tri.
Tri berharap TP PKK Provinsi Papua Pegunungan dapat melaksanakan program sesuai dengan Renstra tersebut. Pada kesempatan itu, Tri juga mengajak para kader Posyandu untuk melakukan registrasi agar dapat memperoleh manfaat dari program dan kegiatan pemerintah. Ia berpesan agar implementasi berbagai program Posyandu disinergikan dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
“Karena kita paham bahwa personel ataupun pengurus Posyandunya sendiri mungkin secara teknis dan penggunaan anggaran dan lain-lain belum mempunyai kapasitas untuk bisa melaksanakannya. Sehingga kita bisa bekerja sama dengan OPD-OPD yang punya program dan anggaran SPM,” jelasnya.
Menutup sambutannya, Tri menyampaikan selamat atas pelantikan Anggieta Bestari Tabo sebagai Ketua TP PKK Provinsi Papua Pegunungan. Ia menegaskan bahwa TP PKK Pusat selalu terbuka untuk mendukung program dan kegiatan TP PKK Provinsi Papua Pegunungan. Tri berharap TP PKK Provinsi Papua Pegunungan dapat terus melaksanakan berbagai kegiatan yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Semoga kegiatan-kegiatan PKK dan Posyandu di Provinsi Papua Pegunungan bisa berdampak positif kepada masyarakatnya, terutama kepada para keluarga yang sangat membutuhkan uluran tangan kita dalam membangun dan membentuk SDM–SDM yang maju di tahun-tahun yang akan datang,” tandasnya.
Turut hadir pada acara tersebut Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian; Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri Tomsi Tohir; Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pemerintahan Desa Kemendagri La Ode Ahmad Pidana Bolombo; Gubernur Papua Pegunungan John Tabo; Staf Ahli Bidang Ketahanan Ekonomi Keluarga Niken Tomsi Tohir; para pengurus TP PKK Pusat dan Tim Pembina Posyandu Pusat; serta para pejabat kementerian/lembaga mitra TP PKK. ***
Baca Juga: Ges Akhmad Wiyagus: Perempuan adalah Fondasi Ketahanan Keluarga ASN
Berita Terkait
-
Kemendagri Perkuat Koordinasi Pemda untuk Pemulihan Pascabencana Sumatra
-
Wamendagri Bima Tinjau Lokasi Banjir di Solok, Pastikan Pendataan Akurat dan Pemulihan Cepat
-
Mendagri Dorong Daerah Kelola Sarpras Olahraga secara Profesional
-
Wamendagri Bima Tinjau Posko Bencana di Kota Solok: Tekankan Koordinasi dan Gerak Cepat Pemerintah
-
Bangun Iklim Kompetitif, Kemendagri Gelar Apresiasi Kinerja Pemerintahan Daerah 2025
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi
-
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas
-
Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan
-
Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter
-
Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?
-
Siap War Tiket! Indomaret Fun Run 2026 Bakal Ramaikan Gaya Hidup Sehat Warga Semarang