Suara.com - Kawasan Merak dipastikan siap melayani pengguna kendaraan listrik selama arus mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru). PT PLN (Persero) telah menyiapkan ribuan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di jalur strategis nasional, termasuk lintasan Merak–Bakauheni.
Senior Spesialis Niaga dan Pemasaran PT PLN (Persero), Paris El Hakim mengatakan PLN telah memastikan kesiapan SPKLU dari sisi fisik, sistem pendukung, hingga petugas yang berjaga penuh selama 24 jam.
“Kalau untuk SPKLU, PLN sudah menyiapkan ribuan SPKLU dari Sumatera sampai dengan Bakauheni. Dari Jawa sampai dengan ujung timur Jawa,” ujar Paris.
Menurutnya, kesiapan layanan pengisian daya kendaraan listrik selama Nataru telah direncanakan secara menyeluruh dan kini berada pada kondisi 100 persen.
PLN juga menempatkan SPKLU di titik-titik strategis untuk melayani masyarakat yang melakukan perjalanan mudik menggunakan mobil listrik.
“Dalam hal melayani masyarakat yang mau ngecas pakai mobil EV, titik-titik strategis sudah kita siapkan. Harapannya masyarakat mudik dengan tenang dan nyaman,” jelas Paris.
Untuk membantu pemudik menemukan lokasi SPKLU, PLN mengimbau masyarakat memanfaatkan aplikasi PLN Mobile. Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat melihat lokasi SPKLU terdekat sekaligus mengetahui ketersediaan penggunaannya.
“Bisa menggunakan aplikasi PLN Mobile. Di situ memandu pelanggan memilih titik SPKLU terdekat dan juga bisa melihat titik lokasi yang penggunaannya masih kosong,” ujarnya.
Selama periode Nataru, PLN juga menyiapkan ribuan petugas di posko-posko SPKLU yang bertugas secara bergantian.
Baca Juga: BNI Raih Apresiasi Kementerian UMKM Dorong Pelaku Usaha Tembus Pasar Global
“Petugasnya siaga 24 jam. Jumlahnya bisa mencapai ratusan bahkan lima ribuan selama Nataru,” kata Paris.
PLN pun mengajak masyarakat untuk tidak ragu menggunakan kendaraan listrik saat mudik, karena seluruh layanan telah disiapkan untuk mendukung kenyamanan dan keamanan perjalanan.
“Silakan menggunakan mobil listrik dengan tenang. Kami siap men-support 24 jam dengan petugas yang andal. Gunakan PLN Mobile, di mana pun Anda berada semua semakin mudah,” pungkasnya. ***
Kontributor : Tantri Amela Iskandar
Berita Terkait
-
BNI Raih Apresiasi Kementerian UMKM Dorong Pelaku Usaha Tembus Pasar Global
-
Pemprov Sumut Hadirkan Fast Track Young Preneur 2025, 1.700 Pelaku UMKM Didorong Naik Kelas
-
Partisipasi di TEI 2025, UMKM Binaan BCA Kantongi Potensi Ekspor Rp110,9 Miliar
-
BCA Syariah WEpreneur Summit 2025: Dukung UMKM Perempuan Berdaya, Tumbuh, dan Memimpin
-
Tak Hanya Kredit, Bank Mandiri Buka Akses Pasar Ekspor UMKM di Jabar
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Menlu Abbas Araghchi: Kesepakatan Damai AS - Iran Satu Paket dengan Israel - Lebanon
-
KPK Temukan Sederet Proyek Strategis Jakarta Tak Optimal, Ini Daftarnya
-
Iran Tegaskan Israel Terikat Kesepakatan Damai dengan AS, Soroti Penarikan Pasukan dari Lebanon
-
KPK Pelototi Proyek Strategis DKI Jakarta Senilai Rp 4,25 Triliun
-
Sasar Pekerja Billboard, Tukang Cat Duko di Salemba Diciduk usai Aksi Pemerasannya Viral
-
WNA Ribut dan Diseret di Terminal 3 Soetta! Polisi Sampai Panggil Penerjemah Mandarin untuk Mediasi
-
Bau Orba di Balik Polemik Surat Demo BEM UI, Polisi Sengaja Bungkam Kritik?
-
KPK Jadwalkan Pemeriksaan Saksi Kasus Fadia Arafiq, Pemkab Pekalongan Tegaskan Tak Ada Pengondisian
-
Tarif Transjabodetabek Mau Naik, Bos TJ Tetap Pertimbangkan Kantong Warga
-
NHM Raih Penghargaan PROPER Biru, Cerminan Kinerja Pengelolaan Lingkungan yang Taat