- Kabel CCTV di JPO Daan Mogot, Jakarta Barat, ditemukan dalam kondisi terputus.
- Satpol PP bantah adanya perusakan, sebut kabel putus karena faktor teknis.
- Pihak Bina Marga disebut telah langsung melakukan perbaikan di lokasi.
Suara.com - Kabel kamera pengawas (CCTV) di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, ditemukan dalam kondisi terputus pada Selasa (16/12/2025). Temuan ini sempat memicu dugaan adanya perusakan fasilitas umum oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Namun, spekulasi tersebut dibantah tegas oleh pihak berwenang. Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, memastikan bahwa kabel tersebut tidak dirusak, melainkan hanya terputus dan menjuntai.
"Putus, lalu diperbaiki. Anggota sedang patroli, lalu melihat ada kabel menjuntai. Makanya langsung Bina Marga membetulkannya," ujar Satriadi saat dikonfirmasi, Kamis (18/12/2025).
Menurutnya, fisik kabel masih ditemukan utuh di lokasi, yang mengindikasikan tidak adanya aksi pencurian atau perusakan.
"Kabelnya masih ada di situ, kan," tegas Satriadi.
Penyebab putusnya kabel diduga akibat faktor teknis, seperti usia perangkat yang sudah rapuh atau dampak dari cuaca ekstrem yang belakangan ini terjadi.
"Mungkin ada yang sudah rapuh, atau karena cuaca," katanya.
JPO Daan Mogot sebelumnya memang kerap menjadi sorotan karena beberapa kali kehilangan besi tangga sejak 2022. Sebagai langkah antisipasi, Pemprov DKI Jakarta kemudian memasang kamera CCTV di lokasi tersebut pada April 2025.
Baca Juga: Profil Iin Mutmainnah, Perempuan Pertama yang Jadi Wali Kota Jakarta Barat
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara