- Polisi gerebek lokasi diduga markas sindikat penipuan online internasional di Sleman.
- Penggerebekan tersebut dibenarkan kepolisian, namun kasusnya masih dalam pendalaman.
- Video penggerebekan ini sebelumnya sempat viral di media sosial.
Suara.com - Polresta Yogyakarta menggerebek sebuah lokasi di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yang diduga menjadi markas sindikat penipuan online atau scam jaringan internasional. Penggerebekan ini dilakukan pada Senin (5/1/2026) kemarin.
Kasatreskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian, membenarkan adanya operasi tersebut. Ia menyebutkan, lokasi yang digerebek berada di Jalan Gito Gati, Sariharjo, Ngaglik, Sleman.
"Diinformasikan bahwa Polresta Yogyakarta berhasil mengungkap dugaan tindak pidana scam jaringan internasional yang berada di Jalan Gito Gati," ungkap Adrian, Selasa (6/1/2026).
Adrian menambahkan, pihaknya belum dapat memberikan informasi secara detail mengenai hasil penggerebekan. Saat ini, kepolisian masih melakukan pendalaman intensif terkait kasus ini.
"Masih proses pendalaman, secepatnya akan kami update progresnya," tuturnya.
Sebelumnya, video penggerebekan ini sempat viral di media sosial. Sebuah rekaman yang dinarasikan sebagai operasi kepolisian sempat diunggah oleh akun @merapi_uncover, namun unggahan tersebut kemudian telah dihapus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
CORE Soroti Rencana Pembatasan Pertalite, Data BPS Diminta Jadi Patokan
-
Tragedi 5 Laga Tanpa Kemenangan: Saat Kehadiran Lionel Messi Tak Lagi Menakutkan di MLS
-
Jurus Rudy Susmanto Tekan Pengangguran Bogor: Gandeng SKPD, Cetak Ribuan Wirausaha Baru
-
Masuk Babak Akhir, Putusan Praperadilan Febrie Adriansyah Dibacakan Kamis
-
Kualitas Udara Pekanbaru Masih Tidak Sehat, Warga Diminta Batasi Aktivitas
-
Polda Metro Bantah Tangkap Botok di DPR, Sebut Hanya Dampingi Urus Izin Kegiatan
-
Tegas! Prabowo Minta 3 Tersangka Kasus Karhutla Riau Dipindahkan ke Jakarta
-
Pasca Gempa NTT, Gibran Siapkan Keringanan Kredit bagi Warga Terdampak
-
Menhut dan Menteri LH Absen Rapat Karhutla, Istana Beri Penjelasan
-
Ekonom Nilai Target Pajak Naik 12% di RAPBN 2027 Tak Realistis