News / Metropolitan
Kamis, 22 Januari 2026 | 20:19 WIB
Banjir Jakarta, Polda Metro Siagakan Anggota di Jalan hingga Permukiman Warga. (Dok. Polda Metro Jaya)
Baca 10 detik
  • Banjir menyebabkan kemacetan parah pada Kamis malam (22/1/2026), dengan tiga lokasi utama mengalami kepadatan luar biasa.
  • Tiga titik terparah meliputi DI Panjaitan, Kuningan menuju Mampang (30 cm), dan Daan Mogot (20–30 cm) karena genangan air.
  • Polda Metro Jaya menerapkan pengaturan lampu manual di Kuningan dan Cawang guna mengurai kepadatan lalu lintas yang terjadi.

Suara.com - Banjir menyebabkan kemacetan parah di sejumlah ruas jalan utama Jakarta pada Kamis (22/1/2026) malam.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin menyebut ada tiga titik krusial yang mengalami kepadatan paling parah akibat genangan air.

“Beberapa ruas saat ini terjadi kepadatan yang cukup luar biasa. Terutama saat ini tiga titik terparah,” ungkap Komarudin kepada wartawan.

Titik pertama berada di Jalan DI Panjaitan, Cawang, arah utara. Meski empat lajur telah dapat digunakan sejak sekitar pukul 19.30 WIB, genangan air masih ditemukan di lokasi tersebut.

“Walaupun saat ini 19.30 itu empat lajur sudah bisa digunakan, tapi masih ada genangan walaupun sedikit,” ujarnya.

Titik kedua berada di kawasan Kuningan menuju Mampang. Genangan air setinggi sekitar 30 sentimeter menghambat arus kendaraan dari arah timur ke barat.

Dampaknya, kendaraan dari Pancoran menuju barat dan dari Semanggi ke arah timur tertahan di kawasan Kuningan.

“Dari Kuningan arah ke Mampang itu juga ada genangan sekitar 30 cm,” jelasnya.

Untuk mengurai kepadatan di lokasi tersebut, kepolisian menerapkan sistem buka tutup dan melakukan pengaturan lampu lalu lintas secara manual.

Baca Juga: Banjir Sebetis di Pemukiman Belakang Kantor Wali Kota Jaksel, Selalu Datang Setiap Hujan Deras

Titik ketiga berada di Jalan Daan Mogot. Meski genangan mulai menyusut, ketinggian air di kisaran 20–30 sentimeter membuat arus lalu lintas melambat karena banyak pengendara ragu melintas.

“Daan Mogot juga demikian. Ada ketinggian air walaupun sudah mulai menyusut,” ungkapnya.

Selain tiga titik tersebut, kepadatan juga terjadi di wilayah Jakarta Selatan, terutama di Jalan Patimura arah Antasari. Genangan di kawasan Kemang sisi barat turut berdampak pada akses menuju Antasari meski wilayah Kemang dilaporkan tidak tergenang.

Kemacetan juga dilaporkan mengular hingga Semanggi dan memengaruhi arus lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman, khususnya kendaraan dari arah Blok M yang hendak menuju timur. Genangan air berada di titik penyempitan jalan atau bottle neck di keluaran underpass.

“Ini juga masih terhambat,” katanya.

Mantan Kapolres Metro Jakarta Pusat tersebut memastikan seluruh personel lalu lintas masih disiagakan di lapangan dan telah dilakukan penebalan personel di sejumlah titik rawan. Pengaturan lampu lalu lintas secara manual diterapkan di Kuningan dan Cawang untuk mengurai kepadatan kendaraan.

Load More