- Tanah longsor mengancam Jakarta; peristiwa pertama terjadi di Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Kamis malam (22/1/2026).
- Longsoran terjadi saat Magrib di Gang Johar, merusak dua rumah; satu parah dan kamar mandi hanyut terbawa aliran kali.
- Meskipun terjadi kerusakan material signifikan, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tanah longsor yang ditangani PPSU.
Suara.com - Wilayah Jakarta kini tidak hanya dibayangi ancaman banjir, melainkan juga mulai dihantui petaka tanah longsor yang mengerikan.
Peristiwa tanah longsor pertama dilaporkan telah terjadi di permukiman warga di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Kamis (22/1/2026) malam.
Musibah tepatnya terjadi saat waktu Magrib di Gang Johar, Jalan Moch. Kahfi II, RT 002 RW 005, Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa.
Detik-detik mencekam bermula ketika pemilik rumah yang tengah khusyuk melaksanakan salat, tiba-tiba mendengar suara retakan dari bagian atas bangunan.
Tak berselang lama, material bangunan mulai berjatuhan ke lantai rumah sehingga memicu kepanikan penghuninya.
Suasana semakin kalut setelah dentuman suara keras menggelegar mengiringi pergerakan tanah yang amblas seketika.
Akibat bencana tersebut, sedikitnya dua unit rumah milik warga setempat dipastikan mengalami dampak kerusakan.
Satu unit rumah dilaporkan mengalami kerusakan yang sangat parah pada bagian struktur bangunannya.
Sementara itu, rumah yang berada tepat di sebelahnya harus merelakan bagian kamar mandinya hanyut terbawa material longsor.
Baca Juga: Berkedok Toko Plastik, Polisi Bongkar Peredaran Ribuan Obat Berbahaya Ilegal di Jagakarsa
Tak hanya merusak bangunan, sejumlah harta benda milik warga juga dikabarkan jatuh dan lenyap terbawa aliran kali.
Meski kerusakan materiil cukup masif, dipastikan tidak ada korban jiwa yang jatuh dalam peristiwa tanah longsor tersebut.
Sejumlah personel Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) atau pasukan oranye pun langsung bersiaga di lokasi untuk melakukan penanganan darurat.
Berita Terkait
-
Waspada! Jakarta Selatan dan Timur Jadi Titik Merah Potensi Longsor Januari 2026, Cek Wilayahnya
-
Ratusan Warga Serang Masih Mengungsi, Banjir Dominasi Bencana Hidrometeorologi
-
Akses Padang-Bukittinggi Longsor, Kementerian PU Ungkap Proyeksi saat Mudik
-
Berkedok Toko Plastik, Polisi Bongkar Peredaran Ribuan Obat Berbahaya Ilegal di Jagakarsa
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
Review Film Dignitate: Ketika Cinta Saja Tak Cukup untuk Menyembuhkan Luka
-
7 Benda yang Sebaiknya Tidak Dibersihkan dengan Baking Soda agar Tetap Awet
-
ALVA Tembus 20.000 Unit, Pengguna Motor Listrik Naik Dua Kali Lipat
-
Tak Hanya SAR, Warga Pesisir Carita Ikut Sisir Laut Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda
-
5 Rekomendasi Powder Foundation Terbaik untuk Kulit Berminyak, Matte dan Tahan Lama
-
Penyebar Video Palsu IVE Dipenjara, Agensi Sebut Gugatan Lain Menyusul
-
Persib Wajib Was-was! Statistik Persija: Perkasa Saat Jadi Tuan Rumah, Lebak Bulus Jadi Saksi
-
Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Ratusan Masker Gratis Dibagikan untuk Warga
-
PR INDONESIA Dalami Praktik Internal Communication di Pertamina
-
Korban Keracunan MBG di Pati Kian Bertambah, Jumlah Tembus 259 Orang