- BPBD DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini potensi tanah longsor di beberapa wilayah sepanjang Januari 2026.
- Ancaman gerakan tanah didominasi Jakarta Selatan dan Jakarta Timur dengan tingkat kerentanan bervariasi berdasarkan peta prakiraan.
- Gerakan tanah menengah dapat terjadi ketika curah hujan melebihi normal, terutama di dekat lembah sungai atau lereng.
Suara.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta merilis peringatan dini mengenai potensi gerakan tanah atau tanah longsor yang mengintai sejumlah wilayah di ibu kota sepanjang Januari 2026.
Berdasarkan peta prakiraan yang diunggah, ancaman bencana geologi ini didominasi wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur dengan tingkat kerentanan yang bervariasi.
Jakarta Selatan tercatat sebagai kota administrasi dengan jumlah kecamatan terbanyak yang masuk dalam zona waspada, mulai dari Cilandak, Jagakarsa, Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Mampang Prapatan, Pancoran, Pasar Minggu, Pesanggrahan, hingga Tebet.
Sementara itu, di wilayah Jakarta Timur, titik-titik rawan tersebar di sepuluh kecamatan, yakni Cakung, Cipayung, Ciracas, Duren Sawit, Makasar, Matraman, Pasar Rebo, Pulogadung, Jatinegara, dan Kramatjati.
Jakarta Barat dan Jakarta Pusat juga tidak luput dari pantauan, meskipun titik risikonya lebih terbatas, masing-masing berada di Kecamatan Kembangan dan Menteng.
BPBD DKI Jakarta menjelaskan bahwa klasifikasi potensi menengah merupakan kondisi di mana pergerakan tanah dapat terjadi apabila dipicu faktor meteorologis tertentu.
"Dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan, atau jika lereng mengalami gangguan," tulis BPBD DKI Jakarta dalam unggahan tersebut.
Selain potensi menengah, terdapat pula zona dengan tingkat kerentanan tinggi yang memerlukan kewaspadaan ekstra bagi masyarakat yang bermukim di wilayah tersebut.
"Dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, sedangkan gerakan tanah lama dapat aktif kembali," lanjut keterangan BPBD DKI Jakarta.
Baca Juga: Daftar Titik Banjir Jakarta Hari Ini: Waspada, Air Setinggi 90 Cm Genangi Jakbar-Jaksel
Masyarakat yang tinggal di daerah bantaran sungai maupun kawasan lereng diimbau untuk terus memantau informasi terkini melalui kanal komunikasi resmi pemerintah.
Berita Terkait
-
Daftar Titik Banjir Jakarta Hari Ini: Waspada, Air Setinggi 90 Cm Genangi Jakbar-Jaksel
-
Antisipasi Puncak Cuaca Ekstrem, BPBD Tebar 2,4 Ton Bahan Semai di Hari Keenam OMC
-
Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Bus Sekolah Ramah Disabilitas
-
APBD 2025 Jakarta Tembus Rp91,86 Triliun: Ini Rincian Realisasi dan Surplusnya
-
Disdik DKI Jakarta 'Puasakan' Siswa dari Gadget Saat Jam Pelajaran, Begini Mekanismenya
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Pemerintah dan DPR Sepakati Polisi Aktif Bisa Isi Jabatan Sipil dalam RUU Polri
-
Pramono Anung Berharap Shin Tae-yong Beri Kado Juara di HUT ke-500 Jakarta
-
Anak Sony Sonjaya Dikabarkan Punya Dapur MBG, Kuasa Hukum: Masalahnya Apa?
-
Larangan Impor Sampah Plastik China Memperburuk Kualitas Udara di Indonesia, Bagaimana Bisa?
-
Opini WTP Perkuat Kualitas Pengelolaan Keuangan Daerah
-
Sempat Mengaku Pasien, WNA asal Vietnam Buka Praktik Dokter Gigi Akhirnya Dideportasi
-
Pemprov Jabar Jadi Pemerintah Daerah Terbaik dalam Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
-
Jelang Dilantik, Mayjen TNI Trenggono Pilih Pensiun Dini Demi Tugas di Badan Gizi Nasional
-
Perkuat Sistem Keamanan, DPRD DKI Dukung Integrasi CCTV Lintas Instansi
-
Siap Bernyanyi! Sony Sanjaya Ajukan JC, Seret 20 Nama Lebih di Kasus Korupsi MBG