- Kecelakaan beruntun melibatkan minibus, tiga motor, dan gerobak terjadi di Karawang pada Sabtu, menyebabkan satu korban meninggal.
- Minibus Toyota Rush menabrak beruntun dari motor yang didorong hingga motor terparkir dan sebuah gerobak.
- Polres Karawang telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, dan sedang menangani penyelidikan lebih lanjut perkara ini.
Suara.com - Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Jalan Raya Syekh Quro, Desa Cilewo, Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Sabtu (24/1/2026). Insiden tersebut melibatkan satu unit minibus, tiga sepeda motor, serta sebuah gerobak, dan mengakibatkan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kasie Humas Polres Karawang Ipda Cep Wildan mengatakan, pihak kepolisian telah melakukan penanganan awal dengan mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Polisi telah melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) dalam kecelakaan itu," kata Kasie Humas Polres Karawang Ipda Cep Wildan, di Karawang, Sabtu.
Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, kecelakaan tersebut melibatkan minibus Toyota Rush bernomor polisi T-1562-HG serta sepeda motor Yamaha Jupiter MX, Honda Versa, Yamaha X-Ride, dan sebuah gerobak. Minibus Toyota Rush diketahui dikemudikan oleh Agus Garmawan dan melaju dari arah Telagasari menuju Lemahabang.
Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan minibus tersebut secara tiba-tiba menabrak sepeda motor Yamaha Jupiter MX nomor polisi T-2675-NY yang dikendarai seorang pria.
“Akibat benturan tersebut, sepeda motor Yamaha Jupiter MX terdorong hingga menabrak sepeda motor Honda Versa nomor polisi T-5425-LI," katanya.
Benturan beruntun tidak berhenti di situ. Minibus Toyota Rush kemudian oleng ke kanan dan menabrak sepeda motor Yamaha X-Ride nomor polisi T-2575-NY yang sedang terparkir. Kendaraan tersebut juga menghantam sebuah gerobak sebelum akhirnya berhenti setelah menabrak tembok bangunan toko modern di sekitar lokasi kejadian.
Akibat kecelakaan itu, pengendara sepeda motor Yamaha Jupiter MX dinyatakan meninggal dunia di tempat. Sementara dua korban lainnya, yakni pengendara dan pembonceng sepeda motor Honda Versa, mengalami luka-luka dan segera dievakuasi ke RS Efarina Etaham untuk mendapatkan perawatan medis.
Pasca-kejadian, Unit Gakkum Satlantas Polres Karawang melakukan pengamanan barang bukti, pendataan korban serta saksi, dan penyelidikan lanjutan guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan.
Baca Juga: Tujuh Hari Menembus Medan Ekstrem, Operasi SAR ATR 42-500 di Bulusaraung Resmi Ditutup
“Saat ini perkara kecelakaan lalu lintas tersebut masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Karawang,” kata Cep Wildan.
Berita Terkait
-
Tujuh Hari Menembus Medan Ekstrem, Operasi SAR ATR 42-500 di Bulusaraung Resmi Ditutup
-
Laka Kerja di PLTU Sukabangun Memakan Korban, Manajemen Audit Seluruh Mitra
-
Maut di Lintasan Tanpa Palang, Satu Keluarga Tewas di Tebing Tinggi
-
Menanti Kabar, Ini Sosok Dua Istri Pilot Andy Dahananto Korban Kecelakaan ATR 42-500
-
Banjir Karawang Belum Surut, 1.033 Keluarga Terdampak
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi
-
Menenun Harapan Perempuan Penenun di Timur Indonesia Bersama Giro Kartini
-
Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN
-
Lagi Ujian Diciduk Polisi! 2 Pelajar Palmerah Ditangkap usai Bacok Siswa SMK secara Acak
-
Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi
-
Buntut Kasus Hanania, Menteri Haji: Sekarang Semua Travel Wajib Akreditasi!
-
Minta Anggaran Rp3,9 T Cuma Dikasih Rp728 M, Pigai: Kami Berprestasi Tapi Tak Pernah Diapresiasi DPR
-
Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!
-
Kapolri Jamin Takkan Serobot Kursi ASN: Polisi Masuk Kementerian Hanya Jika Diminta!
-
Mengurai Benang Kusut Gagal Bayar Gaji PPPK: Apakah Dana APBN Bisa Jadi Solusi?