News / Metropolitan
Kamis, 29 Januari 2026 | 14:22 WIB
Warga berada di rumah saat banjir merendam perkampungan di Kebon Pala, Jatinegara, Jakarta, Jumat (23/1/2026). [Antara Foto/Bayu Pratama S/foc]
Baca 10 detik
  • Kepala Dinas SDA Ika Agustin sebut normalisasi Ciliwung kurangi risiko banjir Jakarta hingga 40 persen.
  • Ciliwung menjadi kunci pengendalian banjir karena menampung aliran air dari 13 anak sungai.
  • Realisasi pembangunan tanggul mencapai 17,14 kilometer dari total rencana sepanjang 33,69 kilometer.

Suara.com - Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Ika Agustin, menilai normalisasi Kali Ciliwung mampu menekan risiko banjir di Ibu Kota hingga 40 persen.

“Kalau kita bisa mengendalikan Ciliwung, maka kita bisa menyelesaikan persoalan DAS (Daerah Aliran Sungai) Ciliwung sebesar 40 persen di DAS Ciliwung,” kata Ika di Jakarta Timur, Kamis (29/1/2026).

Dia menjelaskan bahwa Sungai Ciliwung mengalir dari hulu di kawasan Bogor menuju Jakarta. Sepanjang alirannya, terdapat 13 anak sungai atau cabang sungai yang bermuara ke Ciliwung.

Setiap aliran itu membawa air hujan atau kiriman dari daerah hulu ke Ciliwung. Akibatnya, Ciliwung menjadi sungai kunci dalam sistem pengendalian banjir di Jakarta.

Ika mengatakan, jika Ciliwung berada dalam kondisi siaga, misalnya debit air tinggi akibat hujan deras, maka lima wilayah kota administrasi di Jakarta akan ikut terdampak banjir.

Oleh sebab itu, normalisasi kembali dilanjutkan setelah sempat terhenti pada 2017.

Proyek normalisasi itu terbagi menjadi dua segmen. Segmen pertama membentang dari Pintu Air Manggarai hingga Jalan MT Haryono dengan panjang sungai sekitar 7,01 kilometer.

Pada segmen tersebut, direncanakan pembangunan tanggul sepanjang 14,99 kilometer, dengan realisasi hingga saat ini mencapai sekitar 8,24 kilometer.

Segmen kedua membentang dari Jalan MT Haryono hingga Jalan TB Simatupang dengan panjang sungai sekitar 12,89 kilometer. Pada segmen ini, direncanakan pembangunan tanggul sepanjang 18,70 kilometer dengan realisasi sekitar 8,90 kilometer.

Baca Juga: Warga Terdampak Normalisasi Ciliwung Ditawari Sewa Rusun Milik Pemprov DKI

Secara keseluruhan, dari total rencana pembangunan tanggul sepanjang 33,69 kilometer, telah terealisasi sekitar 17,14 kilometer. (Antara)

Load More