- Sebanyak 13 calon PPIH Arab Saudi dicopot dari Diklat karena pelanggaran serius termasuk memalsukan MCU.
- Wakil Menteri Haji Dahnil Anzar mengumumkan hal ini di Jakarta pada Jumat, 30 Januari 2025.
- Petugas haji adalah tenaga profesional dibayar, pengawasan ketat dilakukan oleh tim TNI dan Polri.
Jika saat bertugas di Tanah Suci ditemukan petugas yang abai atau lalai, sanksi pemecatan langsung akan dijatuhkan. Pasalnya, petugas haji adalah tenaga profesional yang mendapatkan kompensasi dari negara.
“Ya kami evaluasi, kami akan langsung keluarkan. Jadi ini nanti, kan gini loh, yang publik harus tahu petugas haji ini dibayar loh, mereka digaji. Jadi memang kerjanya meletihkan ya, kalau istilah saya itu bisa 25 jam,” lanjutnya.
Komitmen Pelayanan Maksimal
Dahnil kembali menekankan pesan kuat bagi seluruh personel PPIH: Niat utama adalah melayani, bukan sekadar mencari celah untuk berhaji secara gratis.
“Kami itu adalah ingin memastikan petugas haji itu niat utamanya itu adalah menjadi petugas haji bukan orang-orang yang nebeng naik haji. Karena mereka sudah dilatih cukup lama sebagai sebuah tim,” ujarnya.
Setelah menyelesaikan pelatihan fisik dan mental selama 20 hari di Pondok Gede, para petugas masih harus menjalani diklat daring selama 10 hari.
Tahun ini, komposisi petugas haji tergolong sangat beragam, melibatkan berbagai profesi mulai dari tim medis, aparat keamanan, jurnalis, hingga akademisi dan profesor.
Dahnil berharap, perbedaan latar belakang tersebut menyatu dalam komitmen yang sama. Semuanya harus bergerak di bawah satu bendera yang sama, yaitu sebagai petugas haji yang berdedikasi penuh bagi jamaah Indonesia.
Baca Juga: Media Inggris Sarankan Klub Arab Saudi Rekrut Pemain Timnas Indonesia
Berita Terkait
-
Masa Depan Mohamed Salah di Liverpool Terungkap Usai Rumor Transfer Arab Saudi Mulai Meredup Tajam
-
5 Keunikan Thaif: Kota Sejuk yang Menyimpan Sejarah Kelam dan Doa Rasulullah
-
Fantastis! Cetak Gol ke-40 di Liga Arab Saudi, Cristiano Ronaldo Makin Dekat ke 1000 Gol
-
Media Inggris Sarankan Klub Arab Saudi Rekrut Pemain Timnas Indonesia
-
Arab Saudi Turun Salju, Sikap Warganya Tuai Sorotan
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis