- Ketua MPR RI Ahmad Muzani menghadiri perayaan 1 Abad NU di Istora Senayan, Jakarta Pusat pada Sabtu, 31 Januari 2026.
- Muzani menyoroti peran historis NU sejak berdiri tahun 1926 dalam melawan penjajah sebelum Indonesia merdeka.
- Kekuatan negara bergantung pada kesejahteraan warga NU, sebagaimana disampaikan Muzani dalam pidatonya kepada hadirin.
Suara.com - Ketua MPR RI Ahmad Muzani menghadiri Puncak Perayaan Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar secara khidmat di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (31/1/2026).
Dalam sambutannya, Muzani menyoroti perjalanan panjang organisasi berlambang jagat tersebut, yang usianya kini telah genap satu abad dalam hitungan Masehi.
"Hitungan Masehi, NU hari ini usianya 100 tahun. Lebih tua dari Republik Indonesia yang baru akan memperingati 100 tahun nanti 2045, 19 tahun lagi," ujar Muzani dalam pidatonya.
Muzani mengisahkan betapa beratnya kondisi bangsa saat para ulama dan kiai memutuskan untuk mendirikan organisasi ini pada tahun 1926 silam.
"Pada saat usia NU berdiri, yakni tahun 1926, kondisi rakyat kita, bangsa kita, dalam keadaan miskin, dalam keadaan tidak berpendidikan, dalam keadaan serba kekurangan," tuturnya.
Ia menekankan bahwa heroisme untuk membebaskan Indonesia dari cengkeraman penjajah telah digelorakan dari bilik-bilik pesantren sejak NU lahir.
"Heroisme untuk menentang penjajah, menegakkan keadilan, mengusir penjajah, mulai menggeliat sejak NU berdiri," tegas Muzani di hadapan para hadirin.
Politisi Gerindra ini juga memaparkan kontribusi konkret NU dalam memperkuat pertahanan negara, bahkan sebelum angkatan bersenjata Republik Indonesia resmi terbentuk.
"Ansor berdiri tahun 34, Banser berdiri tahun 36, sebagai upaya NU untuk memperkuat basis perlawanan terhadap penjajah itu," ungkapnya.
Baca Juga: Duduki Kursi Ketum PBNU Lagi, Gus Yahya: Semua Kembali Guyub
Muzani mengenang kembali peristiwa bersejarah November 1945 di Surabaya sebagai bukti nyata peran santri dalam mempertahankan kedaulatan tanah air.
"Tanpa diminta, fatwa jihad keluar dari Hadratussyaikh. Membela tanah air bagian dari kewajiban seluruh santri NU," jelasnya.
Eksistensi Indonesia hingga saat ini, diyakini Muzani, tidak lepas dari rentetan doa, zikir, serta selawat yang terus dikumandangkan oleh para kiai dan warga nahdliyin.
"Itu sebabnya, bangsa ini berutang kepada NU," ucapnya dengan nada penuh penekanan.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kekuatan negara sangat bergantung pada kekuatan yang dimiliki oleh internal organisasi NU itu sendiri.
"NU kuat itu apabila jamaah NU itu kenyang. NU kuat itu apabila jamaah NU itu ada pekerjaan. NU kuat itu apabila jamaah NU itu dompetnya tebal," katanya yang disambut riuh para hadirin.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
-
Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus Ternyata Anggota BAIS, TNI: Sudah Diamankan di Puspom
Terkini
-
Pembalap Indonesia WorldSSP Aldi Satya Mahendra Jadi Korban Tabrak Lari di Yogyakarta
-
1.506 Narapidana dan Anak Binaan Dapat Remisi Nyepi 2026, 4 Langsung Bebas
-
Waspada Penipuan! KPK Bantah Ada WA kepada Pimpinan Badan Usaha dari Deputi Korsup
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Bukan Hanya TNI, Legislator PDIP: Kasus Andrie Yunus Bisa Berkembang, Mungkin Pihak Sipil Terlibat
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Komisi III DPR Tekankan Sinergi Polri-TNI Tangani Kasus Andrie Yunus Sesuai KUHAP Baru
-
Tok! Komisi III DPR Resmi Bentuk Panja Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Angin Kencang Picu Api Mengganas, Deretan Lapak di Kalideres Ludes Terbakar
-
Kapan Lebaran 2026? Arab Saudi Ajak Umat Muslim Pantau Hilal Pakai Teropong atau Mata Telanjang