- Finansier AS Jeffrey Epstein, terlibat perdagangan seks anak, meninggal di penjara New York pada Agustus 2019.
- Kasus ini melibatkan Ghislaine Maxwell sebagai perekrut dan pulau pribadi Little St. James sebagai lokasi aktivitas kriminalnya.
- Keputusan transparansi tahun 2025 mewajibkan perilisan berkas yang menyebutkan ratusan nama tokoh dan keterlibatan beberapa bank.
Kematiannya ditetapkan sebagai bunuh diri, meskipun sempat terdapat konspirasi luas yang meragukan sebab kematian epstein.
Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI) dan Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DoJ) secara resmi menyatakan tidak ada bukti kredibel yang membuktikan Epstein mati dibunuh karena menutupi figur-figur penting.
6. "Epstein Files" dan Daftar Nama Tokoh Terkenal
Departemen Kehakiman AS merilis lebih dari 3 juta halaman Epstein Files, termasuk sekitar 2.000 video, 180 ribu gambar, dan ribuan email, sesuai Undang-Undang Transparansi Berkas Epstein yang ditandatangani Presiden Donald Trump pada 19 November 2025.
Dokumen ini menyebutkan ratusan nama tokoh besar seperti Pangeran Andrew, Bill Clinton, Donald Trump, hingga PM Israel Ehud Barak.
Sejumlah figur publik lain juga tercatat, seperti Michael Jackson, Mick Jagger, serta pemimpin Arab Mohammed bin Zayed (UEA) dan Mohammed bin Salman (Arab Saudi).
Perlu dicatat, munculnya nama dalam daftar tersebut tidak selalu berarti mereka terlibat kejahatan, namun menunjukkan betapa luasnya jaringan sosial Epstein.
7. Bank-Bank Besar yang Terlibat
Kasus ini turut menyeret institusi keuangan global, termasuk JPMorgan Chase dan Deutsche Bank. Kedua bank tersebut telah menyerahkan dokumen tambahan terkait Jeffrey Epstein yang akan ditelaah sebelum dipublikasikan.
Sebelumnya, Komite Pengawasan DPR AS pada Desember lalu merilis catatan keuangan Epstein dari kedua bank itu. Epstein diketahui menjadi klien utama divisi perbankan swasta JPMorgan Chase selama bertahun-tahun hingga hubungan tersebut diputus pada 2013, sebelum kemudian memindahkan aktivitas perbankannya ke Deutsche Bank dan tetap menjadi nasabah hingga 2018.
Reporter: Dinda Pramesti K
Baca Juga: Begini Cara Mengakses Dokumen Epstein Resmi, Lengkap 3 Juta Halaman
Berita Terkait
-
Begini Cara Mengakses Dokumen Epstein Resmi, Lengkap 3 Juta Halaman
-
Epstein Files Singgung Bill Gates dan 'Proyek Pandemi' Sebelum Wabah COVID-19
-
Dokumen Epstein Tentang Apa? Ini Alasannya Dibuka ke Publik
-
Hubungan Putri Kerajaan Norwegia dengan Epstein, Sebut 'Predator Seks' Sosok Menawan
-
Apa itu Epstein Files? Jutaan Dokumen Rahasia yang Seret Nama Elit Global
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri
-
Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA
-
Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri
-
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim
-
Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora
-
KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik
-
Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!