- Dokumen Departemen Kehakiman AS mengungkap komunikasi intensif Putri Mette-Marit dengan terpidana Jeffrey Epstein (2011–2014).
- Sang Putri pernah memuji Epstein dan menginap di kediamannya, lalu menyesali penilaian buruk atas kontak tersebut.
- Skandal ini muncul bersamaan dengan jadwal persidangan putra Putri Mahkota atas dugaan kasus pemerkosaan berat.
Suara.com - Keluarga Kerajaan Norwegia viral setelah dokumen investigasi terbaru dari Departemen Kehakiman Amerika Serikat mengungkap detail mengejutkan mengenai hubungan antara Putri Mahkota Mette-Marit dengan terpidana kejahatan seksual, mendiang Jeffrey Epstein.
Laporan setebal ribuan halaman yang dibuka untuk publik pada Jumat lalu tersebut mencantumkan nama Mette-Marit hampir 1.000 kali.
Dokumen tersebut berisi rangkaian korespondensi email yang menunjukkan komunikasi intensif antara sang Putri dengan Epstein yang berlangsung selama empat tahun, mulai dari 2011 hingga 2014.
Media lokal Norwegia, VG, melaporkan bahwa pesan-pesan yang dikirimkan menunjukkan kedekatan yang tidak biasa.
Dalam beberapa pesan, Mette-Marit memuji Epstein dengan sebutan "sangat menawan," "berhati lembut," dan "manis." Bahkan, terdapat percakapan informal di mana sang Putri bercanda mengenai pencarian istri oleh Epstein di Paris hingga diskusi tentang wallpaper komputer yang kurang pantas untuk putranya.
Bahkan, sejumlah isu lain menyebut bahwa sang putri memiliki hubungan gelap dengan Jeffrey Epstein meski hal ini perlu penelusuran lebih jauh,
Hal ini diindikasikan bahwa Mette-Marit pernah menginap di kediaman mewah Epstein di Palm Beach, Florida, selama empat hari pada tahun 2013.
Menanggapi gejolak ini, Putri Mette-Marit yang kini berusia 52 tahun mengeluarkan pernyataan resmi melalui pihak istana pada Sabtu pekan lalu. Ia menyatakan penyesalan mendalam dan menyebut keputusannya untuk berhubungan dengan Epstein sebagai bentuk "penilaian yang sangat buruk."
"Sangat memalukan bagi saya pernah memiliki kontak dengan Epstein. Saya bertanggung jawab karena tidak memeriksa latar belakangnya lebih teliti dan tidak segera menyadari orang seperti apa dia sebenarnya," ungkapnya dalam pernyataan tersebut, seperti yang dilansir dari The Guardian.
Baca Juga: Film Sentimental Value: Testament Penting Hubungan Manusia yang Mendalam
Namun, dokumen menunjukkan fakta lain. Pada tahun 2011, sang Putri sempat mengirim pesan yang menyatakan bahwa ia telah melakukan pencarian di Google mengenai Epstein dan hasilnya "terlihat tidak terlalu bagus," lengkap dengan emoji tersenyum.
Terungkapnya skandal ini terjadi di waktu yang sangat krusial bagi monarki Norwegia. Pasalnya, putra sulung Mette-Marit dari hubungan sebelumnya, Marius Borg Høiby, dijadwalkan mulai menjalani persidangan atas kasus dugaan pemerkosaan pada Selasa ini.
Høiby menghadapi 38 dakwaan berat, termasuk:
- Dugaan pemerkosaan terhadap empat wanita.
- Tindakan penganiayaan fisik.
- Pelanggaran terkait narkotika.
Jika terbukti bersalah, Høiby terancam hukuman penjara hingga 16 tahun. Pihak istana menegaskan bahwa Høiby tidak memiliki gelar kerajaan dan berada di luar garis suksesi takhta.
Sementara itu, Putri Mette-Marit dilaporkan tidak akan menghadiri persidangan putranya karena sedang melakukan perjalanan pribadi.
Meskipun pencantuman nama dalam dokumen Epstein tidak secara otomatis menyiratkan adanya tindakan kriminal, keterlibatan Putri Mahkota dalam lingkaran sosial predator seksual tersebut telah mencoreng reputasi kerajaan dan memicu gelombang kritik dari publik Norwegia.
Berita Terkait
-
Apa itu Epstein Files? Jutaan Dokumen Rahasia yang Seret Nama Elit Global
-
Kiswah Ka'bah Disebut dalam Berkas Epstein, Diduga Dikirim ke Rumah Jeffrey Epstein
-
Siapa Jeffrey Epstein? Miliarder Misterius yang Menyeret Nama Tokoh Dunia
-
Politisi Peter Mandelson Mundur Usai Foto Vulgar di Epstein Files Tersebar
-
Epstein Files Sebut Donald Trump 'Dikooptasi' Israel, Singgung Dalang Proyek Gaza
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi
-
Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi
-
Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi
-
Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah
-
Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa
-
Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM
-
Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"
-
Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan
-
Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK