- BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk Jabodetabek pada Senin, 2 Februari 2026, karena potensi hujan sedang hingga lebat.
- Penyebabnya adalah Bibit Siklon Tropis 98P di utara Australia, menimbulkan peningkatan awan hujan dan konvergensi angin di selatan Jawa.
- Masyarakat diminta waspada terhadap dampak hidrometeorologi seperti banjir dan longsor, serta mempersiapkan diri menghadapi hujan.
Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini potensi cuaca ekstrem yang melanda hampir seluruh wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) pada hari Senin (2/2/2026).
Seluruh wilayah administrasi DKI Jakarta hingga kota penyangga masuk dalam kategori "Waspada" akibat potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Kondisi atmosfer yang tidak menentu ini dipicu oleh kemunculan Bibit Siklon Tropis 98P yang terpantau di sekitar daratan utara Australia sejak akhir Januari lalu.
BMKG melaporkan melalui akun media sosial resminya bahwa bibit siklon tersebut bergerak ke arah timur menjauhi wilayah Indonesia dengan peluang rendah untuk menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan.
Meskipun menjauh, sistem ini tetap memberikan dampak tidak langsung berupa peningkatan pertumbuhan awan hujan dan konvergensi angin di sekitar wilayah selatan Jawa.
"Kesiapsiagaan adalah kunci dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dan cuaca ekstrem," tulis keterangan resmi BMKG dalam unggahan akun Instagram @infobmkg.
Untuk wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Pusat, hujan ringan diprediksi akan mengguyur secara persisten hingga malam hari.
Suhu udara di wilayah ibu kota diperkirakan berada pada rentang 24 derajat hingga 27 derajat Celcius, dengan tingkat kelembapan yang cukup tinggi selama periode hujan berlangsung.
Wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur juga tidak luput dari guyuran hujan yang merata, dengan kecepatan angin berkisar antara 6 hingga 14 kilometer per jam.
Baca Juga: BMKG: Jabodetabek di Puncak Musim Hujan, Waspada Cuaca Ekstrem hingga Mei 2026
Masyarakat yang bermukim di daerah rawan genangan dan luapan sungai diminta untuk lebih waspada karena intensitas hujan dapat meningkat sewaktu-waktu secara drastis.
BMKG juga mengingatkan soal tingkat potensi dampak bencana seperti banjir, longsor, dan genangan akibat cuaca ekstrem, yang dapat mengganggu aktivitas publik.
Para pengendara diimbau untuk menyiapkan perlengkapan jas hujan dan memeriksa kondisi kendaraan sebelum memulai aktivitas guna menghindari risiko kecelakaan di jalanan yang licin.
Informasi lebih detail mengenai prakiraan cuaca per jam serta kualitas udara dapat diakses oleh masyarakat melalui laman resmi BMKG.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun
-
Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM
-
Pimpinan DPR Naik Mobil Komando Temui Massa, Janji Bebaskan 16 Mahasiswa Trisakti dan Bereskan BBM