- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjamin stok pangan ibu kota stabil selama program strategis nasional berjalan.
- Kerja sama BGN dan BUMD pangan DKI bertujuan menyuplai kebutuhan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG.
- Pramono menyatakan kalkulasi telah matang untuk mencegah kelangkaan, kenaikan harga, serta menjaga stabilitas inflasi daerah.
Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan kepastian mengenai stabilitas stok pangan di wilayah ibu kota di tengah pelaksanaan program strategis nasional.
Pramono menyatakan keyakinannya bahwa kerja sama antara Badan Gizi Nasional (BGN) dengan BUMD pangan DKI Jakarta tidak akan memicu kelangkaan komoditas di pasar.
Langkah ini diambil guna menyuplai kebutuhan bahan baku pengolahan Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Satuan Pelayanan Pangan Bergizi (SPPG) yang tersebar di Jakarta.
Pramono menegaskan bahwa kapasitas dan kapabilitas BUMD pangan milik Jakarta telah teruji dalam menjaga ketahanan pangan daerah selama bertahun-tahun.
"Kami meyakini ini tidak akan membuat kelangkaan di lapangan. BUMD di Jakarta sudah mempunyai pengalaman yang panjang dan luar biasa. Apalagi jumlah konsumsinya kan relatif tidak mengalami kenaikan yang banyak. Sehingga dengan demikian, saya yakin tidak akan menimbulkan kekhawatiran mengenai kelangkaan, harga naik, inflasi tidak terkontrol, dan sebagainya," ujarnya di Balai Kota Jakarta, Senin (9/2/2026).
Mantan Sekretaris Kabinet itu juga menepis spekulasi mengenai potensi lonjakan harga pangan yang kerap dikhawatirkan warga saat terjadi permintaan besar secara mendadak.
Pemprov DKI Jakarta mengklaim telah melakukan kalkulasi matang terkait proyeksi kebutuhan bahan baku untuk program MBG di wilayahnya.
Pramono pun melihat kolaborasi ini sebagai peluang emas bagi perusahaan daerah untuk memperluas jangkauan bisnis dan penyerapan produk.
Integrasi antara BGN dan BUMD pangan dianggap akan menciptakan ekosistem distribusi yang lebih terukur dan efisien di tingkat lokal.
Baca Juga: Gandeng Badan Gizi Nasional, Pramono Anung Bidik Investasi SDM Lewat MBG
"Kami sudah hitung, kami jamin bahwa kerja sama ini malah sangat menguntungkan bagi BUMD. Kenapa? Karena ada kepastian pembelian dan sebagainya," imbuhnya.
Ia meminta masyarakat tidak perlu risau atau melakukan tindakan panic buying karena pengawasan pasar terus dilakukan secara intensif.
Pramono optimis bahwa stabilitas ekonomi makro di Jakarta, termasuk kendali inflasi, akan tetap terjaga meski permintaan pangan meningkat.
Politisi PDIP ini menutup keterangannya dengan menekankan bahwa mitigasi risiko telah disiapkan guna mencegah segala bentuk disrupsi di lapangan.
"Jadi, apa yang tadi menjadi kekhawatiran, saya yakin tidak akan terjadi," tegasnya.
Berita Terkait
-
Gandeng Badan Gizi Nasional, Pramono Anung Bidik Investasi SDM Lewat MBG
-
Siswa SMK 34 Jakarta Tewas Kecelakaan di Matraman Gegara Jalan Berlubang, Paramono Bilang Begini
-
Presiden Prabowo Mau Bangun Gedung MUI 40 Lantai, Pramono Singgung Status Cagar Budaya
-
Jusuf Kalla Tekankan Kerugian Ekonomi Akibat Banjir, Ajak Warga Jakarta Jaga Lingkungan
-
Ogah Masuk Gorong-gorong Mirip Jokowi, Pramono: Yang Bekerja Otaknya
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi