- Wakil Sekjen DPP PPP, Jabbar Idris, membuka Muswil DPW PPP Sulawesi Barat pada Selasa (10/2/2026).
- Pelaksanaan Muswil sesuai AD/ART partai bertujuan konsolidasi organisasi dan melahirkan kader terbaik.
- Muswil merupakan forum strategis untuk menentukan arah perjuangan dan memperkuat soliditas kader menyongsong Pemilu 2029.
Suara.com - Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Jabbar Idris, membuka pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Sulawesi Barat.
Jabbar berharap melalui musyawarah wilayah ini mampu menghasilkan kepengurusan wilayah yang solid serta melahirkan kader-kader terbaik untuk membesarkan partai.
“Semoga Muswil ini mampu melahirkan ide dan gagasan, serta kader-kader terbaik untuk membesarkan partai dan memperjuangkan umat,” kata Jabbar dalam keterangannya, Selasa (10/2/2026).
Jabbar menuturkan, pelaksanaan Muswil merupakan amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai yang dilaksanakan tiga bulan setelah Muktamar. Hal tersebut bertujuan untuk memastikan konsolidasi organisasi berjalan secara optimal.
“Setelah Muswil, akan dilanjutkan dengan Musyawarah Cabang di kabupaten/kota dan Musyawarah Ranting,” kata Jabbar.
“Selanjutnya, partai dapat mempersiapkan tahapan verifikasi Pemilu, rekrutmen calon legislatif, serta agenda politik lainnya menuju Pemilu 2029,” imbuhnya.
Ia pun optimistis, apabila seluruh tahapan konsolidasi dijalankan secara tertib dan sesuai jadwal, PPP dapat kembali bangkit pada Pemilu 2029.
“InsyaAllah, dengan konsolidasi yang baik dan soliditas kader yang kuat, PPP dapat kembali bangkit di Pemilu 2029,” tambahnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Sulawesi Barat, A Fauzi Arief Lopa, menegaskan bahwa Musyawarah Wilayah PPP Sulawesi Barat merupakan momentum penting bagi konsolidasi dan evaluasi perjuangan partai dalam menghadapi dinamika politik ke depan.
Baca Juga: Pertarungan di Senayan: Menghapus Ambang Batas Parlemen Demi Suara Rakyat atau Stabilitas Politik?
Menurut Fauzi, Muswil bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan forum strategis untuk menentukan arah perjuangan PPP ke depan.
“Ini menjadi momentum yang sangat penting dan menentukan. Bukan hanya agenda rutin, tetapi forum untuk menilai perjalanan perjuangan partai,” kata Fauzi.
Hasil Muswil, lanjut Fauzi, diharapkan mampu memperkuat peran PPP dalam menjawab dinamika kebangsaan dan demokrasi, sekaligus memperkuat soliditas kader PPP di Sulawesi Barat dalam menyongsong Pemilu 2029.
“Usai Muswil, kami berharap seluruh kader bersatu dan semakin solid untuk menyongsong Pemilu 2029,” tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
Terkini
-
Cak Imin: Penerima Bansos yang Main Judi Online Langsung Dicoret
-
Kejagung Klaim Sudah Lacak Keberadaan Jurist Tan Buron Kasus Chromebook
-
DPR: Daerah Sudah Tak Mampu Gaji PPPK, Guru Harus Diangkat Jadi PNS
-
Kisah Warga di Jabar Rela Patungan untuk Bayar Penjaga Perlintasan Rel Liar
-
Heboh Fenomena Tentara Korsel: Latihan Militer No, Operasi Plastik Yes
-
Tim Advokasi Khawatir Ada Upaya Damai dalam Kasus Tragis PRT Benhil
-
Ketakutan Penjaga Perlintasan Rel Liar Usai Tragedi Bekasi: Kami Juga Tak Mau Celakakan Orang!
-
Nadiem Jadi Tahanan Rumah, Kejagung Siapkan Pengawasan 24 Jam dan Gelang Elektronik
-
Targetkan 500 Ribu Lulusan SMK Kerja di LN, Cak Imin Prioritaskan Siswa dari Keluarga Miskin
-
23 Selamat, 14 Hilang! Drama Mencekam Pekerja Migran Indonesia di Laut Malaysia