- Golkar sinyalkan dukungan Prabowo dua periode jika pemerintahan saat ini sukses.
- Sarmuji tegaskan Golkar fokus kawal program Prabowo-Gibran demi kesejahteraan rakyat.
- Dukungan Golkar untuk Pilpres mendatang bergantung pada keberhasilan kinerja Presiden Prabowo.
Suara.com - Partai Golkar memberikan sinyal kuat untuk kembali mengusung Prabowo Subianto pada Pemilihan Presiden (Pilpres) mendatang. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, M. Sarmuji, menyatakan bahwa keberlanjutan kepemimpinan Prabowo untuk periode kedua sangat terbuka lebar, bergantung pada kesuksesan jalannya pemerintahan pada periode pertama.
Hal itu disampaikan Sarmuji saat ditemui awak media di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/2/2026). Ia menegaskan bahwa berdasarkan amanat Musyawarah Nasional atau Munas Partai Golkar memiliki tugas utama untuk mengamankan dan mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran hingga tuntas.
"Kami ditugaskan melalui Munas untuk menyukseskan, mendukung, mengamankan, dan mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran. Untuk mencapai kesuksesan tersebut, tentu kami harus bekerja keras," ujar Sarmuji.
Sarmuji menjelaskan adanya korelasi langsung antara kinerja pemerintah dengan dukungan politik di masa depan. Menurutnya, jika program-program pemerintah berhasil menyejahterakan rakyat, maka dukungan untuk periode kedua merupakan hal yang niscaya.
"Jika sukses, pasti Pak Prabowo akan dicintai oleh rakyat Indonesia. Dan jika sudah dicintai rakyat, maka tidak ada pilihan lain bagi kami selain mendukung beliau kembali sebagai calon presiden," tuturnya.
Meski sinyal dukungan dua periode mulai terlihat, Sarmuji menekankan bahwa fokus utama Partai Golkar saat ini adalah bekerja nyata agar visi dan misi Presiden Prabowo tercapai. Golkar merasa bertanggung jawab penuh atas pencapaian target pemerintah guna menjaga kepercayaan publik.
"Pada tahap ini, kami berusaha keras agar Pak Prabowo dicintai rakyat dengan cara menyukseskan semua programnya. Kuncinya adalah kesuksesan beliau sebagai Presiden, dan itu menjadi bagian dari tanggung jawab Golkar," imbuhnya.
Saat ditanya mengenai kemungkinan tetap menggandeng Gibran Rakabuming Raka atau mendorong kader internal Golkar sebagai calon wakil presiden di periode kedua, Sarmuji menilai pembahasan tersebut masih terlalu dini. Namun, ia tidak menutup pintu bagi duet Prabowo-Gibran Jilid II.
"Masih terlalu jauh. Jika Pak Prabowo dan Mas Gibran sukses, lalu beliau ingin berpasangan kembali atau seperti apa, itu akan kami pikirkan dan perjuangkan secara maksimal," tuturnya.
Baca Juga: Bukan Incar Kursi Cawapres, Bahlil Putuskan Maju Caleg 2029 dari Tanah Papua
Terkait munculnya wacana pasangan lain dari luar partai, seperti usulan duet Prabowo-Zulhas (Zulkifli Hasan), Sarmuji memilih tidak berkomentar banyak demi menghormati kedaulatan partai lain. Ia menegaskan bahwa urusan pendamping di masa depan akan dikomunikasikan lebih lanjut dengan tetap mengedepankan hak prerogatif Presiden.
"Nanti pasti akan ada pembicaraan lebih lanjut. Keputusan akhirnya terserah kepada Pak Prabowo," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
-
Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma
-
Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi
-
Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas
-
Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo
-
PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah
-
Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor
-
Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat
-
Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja
-
Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura