- Kopilot Smart Air, Capt Baskoro Adi Anggoro, tewas ditembak KKB saat mendarat di Lapangan Terbang Korowai, Papua.
- Pemakaman dilaksanakan di TPU Pondok Kelapa, Jakarta Timur, pada Jumat (13/2/2026) pukul 15.26 WIB diiringi suasana duka.
- Keluarga menyoroti minimnya pengamanan bandara dan menuntut evaluasi keselamatan penerbangan sipil oleh pemerintah.
Doni menegaskan pengamanan bandara dan jalur penerbangan seharusnya menjadi tanggung jawab negara, terutama jika menyangkut keselamatan awak pesawat dan penumpang.
"Bandara itu mestinya dijaga. Kalau tidak ada pengamanan, ini bandara apa? Penerbangan sipil harusnya dilindungi," tegas Doni.
Dia pun berharap pemerintah tidak menganggap peristiwa itu sebagai kejadian biasa, melainkan sebagai pengingat (alarm) untuk memperbaiki sistem keamanan penerbangan secara menyeluruh.
Doni mengatakan pihak maskapai tempat Baskoro bekerja, yakni Smart Aviation telah menemui keluarga untuk menyampaikan belasungkawa.
Namun sampai dengan saat ini, keluarga mengaku belum mendapatkan penjelasan rinci mengenai aspek pengamanan dan evaluasi prosedur keselamatan dari pihak perusahaan maupun pemerintah.
Pihak keluarga menginginkan agar pemerintah dapat memberikan penjelasan resmi, sekaligus memastikan perbaikan sistem keamanan di wilayah rawan.
Lebih lanjut, Doni menyebutkan Baskoro dikenal sebagai sosok humoris dan memiliki semangat tinggi dalam mengejar cita-citanya sebagai pilot.
Sejak muda, almarhum bercita-cita mengabdikan diri di dunia penerbangan.
"Dari dulu, dia memang mau jadi pilot. Orangnya juga ceria, suka bercanda," kenang Doni.
Baca Juga: Identitas Sudah Dikantongi, Kapolri Perintahkan Tangkap Pelaku Penembakan Pilot Smart Air
Upacara pemakaman diawali dengan ibadah singkat. Dalam rangkaian tersebut, seluruh hadirin diajak untuk menguatkan iman dan menyerahkan kepergian almarhum kepada Tuhan.
Doa-doa dipanjatkan sebagai ungkapan syukur atas kehidupan almarhum sekaligus permohonan penghiburan bagi keluarga yang ditinggalkan.
Sejumlah lagu rohani pun dikumandangkan, mengiringi suasana haru. Keluarga terlihat saling berpelukan, menahan air mata saat mengenang kebaikan dan pengabdian almarhum semasa hidup.
Usai rangkaian ibadah, peti jenazah perlahan diangkat dan dimasukkan ke liang lahat. Tangis semakin pecah ketika peti mulai diturunkan ke dalam liang kubur.
Setelah itu, keluarga secara bergantian menaburkan bunga dan tanah sebagai tanda perpisahan terakhir.
"Kesayangan mamah, Baskoro Adi Anggoro, kita berpisah di sini, kita bertemu nanti di surga, I love you," kata Ibu Baskoro, Triyana di TPU Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Jumat.
"Selamat jalan sayang," lanjut ayah Baskoro, Isbranto.
"Selamat jalan cucuku, senyum di sana, aku tak bisa menciummu," ucap nenek Baskoro.
Berita Terkait
-
Identitas Sudah Dikantongi, Kapolri Perintahkan Tangkap Pelaku Penembakan Pilot Smart Air
-
Anggota MRP Tolak PSN di Merauke: Dinilai Ancam Ruang Hidup dan Hak Masyarakat Adat
-
Bocah Nduga Tewas dan Jasadnya Diduga Dihilangkan, Theo Hesegem Laporkan ke Jakarta
-
Di Balik Layar 'Maira': Tantangan Ekstrem Tim Pembuat Film dan Kisah Para Bintang Cilik
-
Tolak PSN Merauke, Majelis Rakyat Papua Peringatkan Risiko Kepunahan Masyarakat Adat
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali