- Dua masjid di Yogyakarta, Kauman dan Jogokariyan, menggelar tarawih pertama pada Selasa (17/2/2026) memulai Ramadan 1447 H.
- Keputusan awal puasa didasarkan Kalender Global Tunggal karena hilal telah terlihat di Alaska.
- Masjid Jogokariyan menyiapkan 512 paket subsidi sahur dan menambah porsi buka puasa gratis tahun ini.
"Tadi malam sudah kita bagikan subsidi sahur. Ada 512 paket untuk warga Jogokariyan dan sekitarnya yang tidak mampu," kata Welly.
Gitta memperkirakan jemaah yang akan hadir pada salat tarawih perdana ini akan memenuhi seluruh bangunan utama masjid. Bahkan berpotensi meluber hingga ke jalan raya jika cuaca cerah.
"Biasanya kalau pertama itu malah penuh. Sampai nggelar di jalan biasanya. Ya mudah-mudahan aja nggak hujan," tandasnya.
Selain bantuan pangan, Masjid Jogokariyan turut menambah kapasitas lapak UMKM dalam pasar sore Kampung Ramadan Jogokariyan (KRJ). Selain itu ada pula penambahan porsi menu buka puasa gratis dibandingkan tahun sebelumnya untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung.
"Kalau untuk buka puasanya tahun lalu minimal 3.500 kalau sekarang minimal 3.800. Ya setiap tahun insyaallah ditambah kan, asline kan kalau langsung banyak kan kita juga glagepan tapi kalau nambah dikit-dikit kan artinya sudah sambil latihan gitu," tuturnya.
Berita Terkait
-
Kapan Sholat Tarawih Pertama 2026? Muhammadiyah dan Pemerintah Resmi Beda Waktu Mulai
-
Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026, Ini Penjelasan Kemenag
-
3 Doa Buka Puasa Ramadan Shahih, Kapan Waktu Mustajab Membacanya?
-
Kemenag Tetapkan 1 Ramadan Pada Kamis 19 Februari, Mengapa Beda dengan Muhammadiyah?
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
KPK Wanti-wanti Investasi Rp6,74 Triliun di Kawasan Industri, Ini Titik Rawan yang Disorot
-
BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya
-
Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI
-
Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun
-
Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI
-
Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang
-
Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak
-
BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk
-
'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina
-
Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras