- Wagub Rano Karno merayakan satu tahun memimpin Jakarta; 97% dari 40 program cepat berhasil diselesaikan.
- Strategi pembangunan Pemprov DKI difokuskan menanggulangi tiga isu utama: banjir, kemacetan, dan kemiskinan.
- Penanganan fokus pada normalisasi Ciliwung dan perluasan konektivitas transportasi publik Transjabodetabek.
Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, merefleksikan satu tahun masa kepemimpinannya bersama Gubernur Pramono Anung saat menggelar Safari Ramadan di Musala Al Mabrur, Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (22/2/2026).
"Alhamdulillah, tanggal 20 Februari kemarin genap satu tahun kami menjalankan amanah memimpin Jakarta. Dalam kurun waktu tersebut, dari 40 program quick win yang kami canangkan, 97 persen sudah berhasil kami selesaikan," ungkapnya.
Pencapaian tersebut ditegaskan Rano akan menjadi pijakan kuat untuk melanjutkan berbagai program prioritas pada tahun anggaran yang sedang berjalan ini.
"Tahun ini adalah tahun penguatan program. Kami ingin memastikan setiap kebijakan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga Jakarta," ujarnya.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pun kini memfokuskan strategi pembangunan untuk menjawab tiga tantangan kronis ibu kota, yakni masalah banjir, kemacetan, dan kemiskinan kota.
"Jakarta punya tiga persoalan besar, yaitu banjir, kemacetan, dan kemiskinan kota. Karena itu, seluruh strategi pembangunan kami arahkan untuk menjawab tiga tantangan tersebut secara bertahap dan berkelanjutan," jelasnya.
Terkait penanganan banjir, pria yang akrab disapa Bang Doel ini memastikan proyek normalisasi Sungai Ciliwung dan penataan bantaran sungai akan terus digulirkan secara masif.
"Normalisasi sungai harus dilanjutkan agar fungsi aliran air kembali optimal. Kami ingin penataan ini berjalan tertib, adil, dan memberikan solusi hunian yang lebih layak bagi masyarakat," tegasnya.
Beralih ke sektor transportasi, pemerintah memilih untuk memperluas konektivitas angkutan umum melalui pengembangan Transjabodetabek guna mengurai kemacetan tanpa harus menambah beban jalan baru.
Baca Juga: Reuni Jarak Jauh: Alejandro Catena Terima Jersi Persija dari Jordi Amat
"Kami tidak bisa terus-menerus menambah jalan karena keterbatasan lahan. Karena itu, penguatan transportasi publik menjadi strategi utama untuk mengurai kemacetan," urai Rano.
Sebagai bentuk keberpihakan kepada kelompok rentan, kebijakan subsidi transportasi bagi 15 golongan masyarakat dipastikan tetap berlanjut dengan alokasi anggaran yang mumpuni.
"Subsidi transportasi umum kami anggarkan cukup besar setiap tahun. Ini adalah komitmen kami agar akses mobilitas warga tetap terjangkau dan inklusif," tandas Rano.
Di sela-sela pemaparan program, politisi PDI Perjuangan (PDIP) ini juga mengajak seluruh elemen warga untuk senantiasa merawat semangat gotong royong dan persatuan di momentum bulan suci Ramadan.
"Jakarta ini milik kita bersama. Yang bisa menjaga serta membangunnya adalah kita sendiri. Saya berharap, Ramadan ini membawa keberkahan dan mempererat kebersamaan kita semua," ajak Rano.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik
-
BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla
-
Ratu Tisha: Sepak Bola dan Pendidikan Dapat Berjalan Beriringan
-
1.923 Titik Panas Terdeteksi di Papua Tengah, Nabire Terbanyak
-
DPR Respons Wacana Pengalihan Utang Whoosh ke Kemenkeu