- Syukur Iwantoro, ayah mertua Arya Iwantoro, adalah birokrat dan pernah menjabat Sekjen Kementerian Pertanian.
- Syukur melaporkan kekayaan bersih lebih dari Rp3 miliar dalam LHKPN tahun 2018 di beberapa aset properti.
- Sorotan muncul karena jabatan Syukur bertentangan dengan klaim hidup susah yang pernah disampaikan Dwi Sasetyaningtyas.
Tak terkecuali, latar belakang keluarga dan orang tua dari Arya Iwantoro juga dikorek netizen. Salah satu warganet membagikan cuitannya yang berisi hasil penelusuran mendalaminya via unggahan media sosial beberapa waktu yang lalu.
"The plot thickens. Mba Sasetyaningtyas bilang dia dan suami itu dulu hidup susah dulu. Tapi jengjengjeng kenapa pas gue deep dive gue nemu kalo ternyata mertua alias bokap suaminya itu pejabat tinggi kementerian ya?cmana langganan KPK lagi." ujar isi cuitan tersebut.
Banyak yang jadi bertanya-tanya, Arya Iwantoro sebenarnya anak siapa?
Latar Belakang Keluarga Arya Iwantoro
Latar belakang keluarga Arya Iwantoro diketahui cukup dikenal di sektor birokrasi pertanian Indonesia. Ayahnya, Syukur Iwantoro, pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Republik Indonesia pada 2019.
Dia juga sempat menduduki posisi Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan serta Kepala Badan Karantina Pertanian. Dalam sejumlah pemberitaan, Syukur Iwantoro disebut menjabat sebagai Vice President Director di PT RMI-Mitr Phol Group.
Dia juga dikenal sebagai Ketua Umum Gabungan Produsen Gula Indonesia (Gapgindo) dan memiliki latar belakang pendidikan agribisnis.
Jejak jabatan Syukur sebagai pejabat tinggi negara dinilai bertolak belakang dengan klaim latar belakang ekonomi sederhana yang disampaikan Dwi.
Perdebatan pun ramai di media sosial, dengan sejumlah pengguna mempertanyakan konsistensi pernyataan tersebut serta transparansi mengenai kondisi keluarga sebenarnya.
Baca Juga: 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Dugaan Arya Iwantoro Belum Menyelesaikan Pengabdian LPDP
Warganet juga menyoroti dugaan kewajiban pengabdian awardee LPDP yang dikenal dengan aturan 2N+1.
Isu ini mencuat setelah beredar informasi bahwa Arya menempuh pendidikan magister hingga doktoral di Belanda dan diduga belum kembali menetap di Indonesia.
Hingga kini, Arya Iwantoro belum memberikan pernyataan resmi terkait dugaan pelanggaran kewajiban program LPDP tersebut.
Berita Terkait
-
Minta Maaf Sebut Sahur Ganggu Jam Tidur, Cut Rizki Tetap 'Dirujak'
-
Viral Pedagang Kentang Kena Stroke Saat Live TikTok
-
Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
-
7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
-
Langgar Aturan 2N+1 LPDP, Berapa Denda yang Harus Dibayar Suami Dwi Sasetyaningtyas?
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
KPK Bongkar Modus 4 Pegawai Gadungan yang Peras Ahmad Sahroni, Ternyata Bukan yang Pertama Kali!
-
Kasus Andrie Yunus Tetap di Militer, Menko Yusril Respons Usul Gibran Soal Hakim Ad Hoc
-
Suap Ijon Proyek Bekasi: KPK Sita Duit Kadis Henri Lincoln, Diduga 'Uang Panas' dari Sarjan
-
Riset Global Soroti Inovasi Pertanian AI dari Indonesia, Disebut Bisa Pulihkan Tanah Rusak
-
Militer Israel Kian Brutal di Lebanon, Panglima IDF Cuekin Sinyal Damai Netanyahu
-
Diperas Rp 300 Juta oleh 4 Pegawai KPK Gadungan, Ahmad Sahroni Tegaskan Tak Ada Ancaman
-
6 Fakta Tragis Siswa SMP di Siak Tewas Saat Ujian IPA, Senapan Rakitan Mendadak Meledak
-
Studi: Panas Kendaraan Naikkan Suhu Kota Hingga 0,35 Derajat Celsius
-
6 Kali Sumbang Kas Negara, Satgas PKH Selamatkan Aset Rp 371 Triliun Sejak Awal Dibentuk
-
Reaksi Israel Usai Disebut Kutukan Kemanusiaan Oleh Menhan Pakistan