- Program hapus tato gratis Baznas/Bazis DKI Jakarta telah melayani lebih dari 2.000 peserta selama empat tahun penyelenggaraan.
- Layanan hapus tato gratis diselenggarakan di beberapa lokasi Jakarta Pusat, Barat, Selatan, dan Timur pada Februari–Maret 2026.
- Pendaftaran daring dibuka 23 Februari–4 Maret 2026, menargetkan 1.000 peserta ber-KTP DKI Jakarta dan berdomisili Jabodetabek.
Suara.com - Program hapus tato gratis yang digelar Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)/Bazis Provinsi DKI Jakarta telah dimanfaatkan ribuan orang sejak pertama kali dilaksanakan. Hingga tahun keempat penyelenggaraan pada Ramadhan 2026, jumlah peserta yang mengikuti layanan ini terus meningkat di setiap pelaksanaannya.
Wakil Ketua IV Bidang SDM Baznas (Bazis) DKI Jakarta, Prof. Bunyamin, menyebut antusiasme masyarakat terhadap program ini sangat tinggi. Menurutnya, layanan hapus tato gratis menjadi salah satu bentuk dukungan bagi masyarakat yang ingin berhijrah dan memperbaiki diri.
"Tahun ini sudah tahun keempat. Hampir 2.000 lebih yang sudah dihapus tatonya dari tahun ke tahun. Setiap kali diselenggarakan, pesertanya sangat banyak," ungkap Bunyamin dikutip dari Antara, Selasa..
Selain memberikan layanan, Baznas/Bazis DKI Jakarta juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak sebelum memutuskan memasang tato. Bunyamin menegaskan bahwa proses menghapus tato jauh lebih sulit dibandingkan saat membuatnya.
"Hendaklah berpikir berkali-kali, dan sebaiknya tidak perlu memasang tato karena penghapusannya lebih sulit daripada memasangnya," kata Bunyamin.
Pada Ramadhan tahun ini, layanan hapus tato gratis kembali dibuka di sejumlah lokasi. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, pada 23–24 Februari 2026, serta Aula Masjid Assahara di Kantor Wali Kota Jakarta Barat pada 24 Februari 2026.
Selanjutnya, layanan serupa digelar di Ruang Dirgantara Blok B/C Lantai 2 Kantor Wali Kota Jakarta Selatan pada 26 Februari 2026, dan Aula Serbaguna Blok C Kantor Wali Kota Jakarta Timur pada 3 Maret 2026.
Pendaftaran program hapus tato gratis dibuka secara daring mulai 23 Februari hingga 4 Maret 2026 melalui laman baznasbazisdki.id/daftarhapustato dengan target 1.000 peserta. Calon peserta wajib mengisi formulir pendaftaran secara lengkap serta melampirkan fotokopi KTP dan foto tato yang ingin dihapus.
Peserta yang lolos pendaftaran akan dimasukkan ke dalam grup WhatsApp Layanan Hapus Tato sesuai wilayah masing-masing dan diwajibkan melakukan daftar ulang di lokasi kegiatan. Program ini terbuka bagi masyarakat yang memiliki KTP DKI Jakarta dan berdomisili di wilayah Jabodetabek.
Baca Juga: Ketika para Superhero Berbagi Takjil untuk Buka Puasa
Berita Terkait
-
Ketika para Superhero Berbagi Takjil untuk Buka Puasa
-
Viral Video Remaja Banyumas Pukul Kepala Temannya karena Tak Puasa
-
Berbagi Piring Persaudaraan, Kala Ribuan Orang Menyemut Jadi Keluarga Masjid Jogokariyan
-
Hotman Paris Siap Bela ABK Terancam Hukuman Mati dalam Kasus Narkoba
-
40 Kata-Kata Lucu Bangunin Sahur Anti-Mainstream
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
-
AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
-
Kecewa Ditinggal Begitu Saja, Ojol Jakarta Murka Massa Pati Langsung Pulang Usai dari DPR
-
Rupiah Tersengat Sentimen Demo, Ditutup Anjlok ke Level Rp17.744
-
Ojol Bawa Bendera One Piece ke DPR Dicegat Polisi: Ini Simbol Lawan Koruptor
Terkini
-
DPR Tak Perlu Tunggu Desember untuk Sahkan RUU Perampasan Aset
-
Siapa Ahmad Ramzy, Pengacara yang Bikin Ruben Onsu Jadi Tersangka
-
Apa Perbedaan Konduktor dan Isolator Panas Beserta Contoh Bendanya?
-
Jalur Rel Terkepung Massa Aksi DPR, Perjalanan KRL Tanah Abang Terhenti
-
Lebih dari Konflik Istana, The King's Warden Soroti Mirisnya Pendidikan Era Joseon
-
Bukan Cuma Bikin Kaki Kesemutan, Ini Risiko Terlalu Lama Duduk di Toilet
-
Massa Demo di Senayan Makin Ramai, Raker DPR Bersama Menkes Diakhiri Lebih Awal
-
Festival DEB Pertamina 2026 Perkuat Kolaborasi, Dorong Energi Terbarukan Jadi Penggerak Ekonomi Desa
-
Sudah Bukan Waktunya Berharap ke DPR! Parlemen Kini Hanya Tameng Prabowo
-
Menkes Ungkap Kendala Tangani Korban Gempa NTT, Warga Masih Pilih Pengobatan Tradisional