- Seorang remaja berinisial MAH (16) membunuh kakak kandungnya MAE (22) menggunakan palu di rumahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara.
- Peristiwa tragis ini terjadi pada Selasa, 24 Februari 2026, dipicu masalah sepele penempatan barang pribadi di kamar pelaku.
- Pelaku MAH telah diamankan polisi dan akan menjalani pemeriksaan psikiatrikum untuk mendalami kondisi psikologisnya.
Suara.com - Tragedi berdarah mengguncang kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Seorang remaja berinisial MAH (16) tega menghabisi nyawa kakak kandungnya sendiri, MAE (22), dengan memukul kepala korban menggunakan palu di dalam rumah mereka.
Peristiwa memilukan itu terjadi pada Selasa, 24 Februari 2026, sekitar pukul 17.00 WIB. Saat kejadian, korban dan pelaku tengah berada di rumah.
Kepala Satuan PPA Polres Metro Jakarta Utara Kompol Ni Luh Sri Arsini, mengungkapkan, insiden bermula dari persoalan sepele yang memantik emosi pelaku.
“Pemicunya karena abangnya taruh barang-barang pribadi di kamarnya si adik. Perlengkapan mandi, handuk, gitu,” tutur Ni Luh kepada wartawan, Kamis (26/2/2026).
Masalah kecil itu rupanya menjadi puncak dari ketegangan yang telah lama terpendam. MAH disebut kesal karena kakaknya menaruh barang-barang pribadi di kamarnya. Sang ibu sempat menegur, namun korban disebut mengacuhkannya.
“Itulah pemicu dia menjadi marah sekali gitu. Kemudian langsung ngambil palu dari dapur, diketok ke kepala kakaknya saat kakaknya ngasih makan binatang,” tutur Ni Luh.
Serangan tidak berhenti pada satu pukulan. Dalam kondisi emosi yang memuncak, MAH menghantam kepala kakaknya berkali-kali hingga korban tersungkur dan akhirnya tewas.
“Pertama kali digetok udah tersungkur, terus masih digetok lagi hampir kurang lebih lima kali itu. Emosinya yang sangat-sangat emosi gitu. Makanya dia melampiaskannya dengan berkali-kali memukul kepala kakaknya,” ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan, terungkap aksi brutal itu merupakan luapan emosi yang telah lama dipendam. Hubungan kakak-adik itu disebut kerap diwarnai persoalan komunikasi.
Baca Juga: Kembali Lawan Persipal Palu, Kendal Tornado FC Pantang Remehkan Lawan
Selain itu, pelaku juga diduga menyimpan rasa cemburu karena merasa kurang mendapat perhatian dari orang tua dibanding sang kakak.
Saat ini, MAH telah diamankan dan menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Polisi juga akan melakukan pemeriksaan psikiatrikum untuk mendalami kondisi psikologis remaja tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Tak Hanya Tiket Pesawat, AHY Klaim Pemerintah Jaga Tarif Angkutan Darat dan Laut dari Dampak Perang
-
Tower Provider di Kembangan Roboh Timpa 2 Kontrakan, Polisi Dalami Unsur Pidana Kelalaian Kerja!
-
Bapanas Proyeksikan 7 Komoditas Pangan Pokok Bebas Impor pada 2026, Stok Beras Capai 16 Juta Ton!
-
Doa Saja Tidak Cukup, Vatikan Minta Umat Katolik AS Bergerak Hentikan Perang Amoral Trump di Iran
-
Andrie Yunus Berjuang Pulih: Jalani 5 Kali Operasi dan Cangkok Kulit Paha Akibat Teror Air Keras!
-
Iran Ungkap Alasan Gagalnya Perundingan dengan AS di Pakistan
-
Menolak Takut! 30 Hari Tragedi Air Keras Andrie Yunus, Aktivis Tandai Lokasi Penyiraman Pakai Mural
-
Skandal Kakak-Beradik: KPK Duga Legislator Jatmiko Tahu Praktik Pemerasan Bupati Tulungagung!
-
Sentil Pemprov DKI Soal Preman Tanah Abang, Kevin Wu: Jangan Baru Gerak Kalau Sudah Viral!
-
Pakistan Mendadak Kirim Jet Tempur ke Arab Saudi, Ada Apa?