- Presiden Trump mengisyaratkan kemungkinan pengiriman pasukan darat AS ke Iran menyusul eskalasi perang.
- Eskalasi konflik dipicu serangan AS-Israel yang menyebabkan tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei.
- Iran telah membalas dengan serangan rudal dan drone ke Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat di Teluk.
Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan tidak menutup kemungkinan pengiriman pasukan darat ke Iran di tengah perang yang kian memanas. Mengutip Alarabiya pada Senin (3/2/2026), Trump juga mengisyaratkan bahwa eskalasi besar masih akan terjadi.
“Kami bahkan belum mulai menghantam mereka dengan keras. Gelombang besar itu bahkan belum terjadi. Yang besar akan segera datang,” kata Trump.
Ia menambahkan bahwa Washington belum mengetahui secara pasti siapa yang akan memimpin Iran setelah tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei.
“Kami tidak tahu siapa kepemimpinannya sekarang. Kami tidak tahu siapa yang akan mereka pilih,” ujar Trump.
Pernyataan tersebut memperkuat sinyal bahwa Amerika Serikat masih membuka seluruh opsi militer, termasuk pengerahan pasukan darat, dalam konflik yang terus meningkat dengan Iran.
Komentar Trump muncul di tengah eskalasi tajam konflik di Timur Tengah setelah serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel menghantam sejumlah target strategis di Iran. Serangan tersebut diklaim menewaskan Ali Khamenei, yang kemudian dikonfirmasi oleh media pemerintah Iran, serta memicu kekosongan dan ketidakpastian kepemimpinan di Teheran.
Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan rudal dan drone ke wilayah Israel serta ke target militer AS di kawasan, termasuk negara-negara Teluk yang menjadi lokasi pangkalan Amerika Serikat. Ledakan dilaporkan terdengar di berbagai kota Teluk, sementara infrastruktur sipil seperti bandara, pelabuhan, dan fasilitas energi ikut terdampak.
Di tengah konflik yang meluas, US Central Command sebelumnya mengumumkan bahwa jumlah tentara AS yang tewas dalam perang dengan Iran bertambah menjadi empat orang. Pejabat militer AS juga mengakui bahwa korban tambahan masih mungkin terjadi seiring berlanjutnya operasi tempur.
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth sebelumnya menegaskan bahwa operasi militer terhadap Iran tidak dimaksudkan menjadi “perang tanpa akhir”, melainkan bertujuan menghancurkan kemampuan militer Teheran, termasuk sistem rudal, angkatan laut, dan infrastruktur keamanannya.
Baca Juga: Simalakama Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026, FIFA Bakal Jatuhkan Sanksi Berat
Namun, pernyataan Trump tentang kemungkinan pengerahan pasukan darat menunjukkan bahwa konflik masih berpotensi meningkat ke fase yang lebih luas dan berisiko tinggi bagi stabilitas kawasan.
Berita Terkait
-
Simalakama Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026, FIFA Bakal Jatuhkan Sanksi Berat
-
Boroujerdi: Masyarakat Tak Anggap Putra Shah Terakhir Iran Reza Pahlavi Ada
-
Kemenkeu Ungkap Efek Perang AS-Israel-Iran ke Ekonomi RI
-
China Tegas Dukung Iran Lawan Serangan AS dan Israel: Kami di Belakang Iran
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat
-
Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!
-
Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu
-
Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta
-
Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar
-
Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci
-
Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten
-
Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal
-
DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH
-
Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah