- Kemenkeu memulai pencairan THR 2026 bagi ASN, TNI, Polri, dan pensiunan secara bertahap sejak 26 Februari 2026.
- Total anggaran THR ditetapkan sebesar Rp55 triliun, meningkat sepuluh persen dari tahun sebelumnya untuk 10,5 juta penerima.
- Komponen THR mencakup gaji pokok, tunjangan keluarga, jabatan, serta 100 persen tunjangan kinerja bagi yang memilikinya.
Hal ini meliputi gaji pokok yang diterima setiap bulan, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, serta tunjangan jabatan.
Yang paling krusial, pemerintah juga menyertakan 100 persen tunjangan kinerja (tukin) dalam struktur THR tahun ini bagi instansi yang memilikinya.
Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan stimulus ekonomi yang lebih kuat bagi para pekerja sektor publik di tengah dinamika harga kebutuhan pokok.
Namun, perlu diingat bahwa THR ini merupakan hak yang terpisah dari gaji ke-13 yang juga rutin diberikan setiap tahunnya.
Airlangga Hartarto menegaskan perbedaan fundamental antara kedua tunjangan tersebut agar tidak terjadi simpang siur di masyarakat.
"Jadi saya garis bawahi bahwa THR ini tidak sama dengan gaji ke-13," tegas Airlangga.
Jadwal Pencairan dan Perbedaan dengan Gaji ke-13
Pemerintah telah menyusun lini masa pencairan agar dana dapat diterima sebelum hari raya tiba. Untuk THR, prosesnya sudah berjalan di pekan-pekan awal Ramadan, sementara untuk gaji ke-13 akan mengikuti jadwal rutin yang biasanya jatuh pada pertengahan tahun atau menjelang tahun ajaran baru sekolah.
"Pencairan THR dimulai secara bertahap sejak 26 Februari yang lalu, minggu pertama, dan THR tersebut diberikan kepada PNS, CPNS, PPPK, Pejabat Negara, Prajurit TNI, Anggota Polri, Pensiunan PNS, Pensiunan Prajurit TNI/Polri, hingga Pensiunan Pejabat Negara. Sedangkan untuk gaji-13 ya seperti biasa, biasanya dibayarkan di bulan Juni," jelas Airlangga.
Baca Juga: Tak Boleh Dicicil, Pemerintah Perkirakan THR Perusahaan Swasta Tembus Rp124 Triliun
Kesiapan dana ini juga telah dikonfirmasi oleh pihak Kementerian Keuangan. Meskipun dana sudah tersedia di kas negara, pengumuman seremonial atau teknis lebih lanjut masih menyesuaikan dengan agenda pimpinan negara.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, sempat memberikan keterangan mengenai posisi anggaran saat ini yang sudah dalam posisi siap salur.
"Kan sedang diproses. Nanti begitu presiden pulang, mungkin dia akan umumkan. Saya nggak tahu masih diproses. Tapi dana-dana sudah siap. Terserah presiden (kapan akan diumumkan)," tutur Purbaya usai Konferensi Pers APBN KITA Edisi Februari 2025 di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Senin (23/2/2026).
Target Penerima dan Dampak Ekonomi
Secara keseluruhan, diperkirakan ada sekitar 10,5 juta orang yang menjadi penerima manfaat dari kebijakan THR tahun 2026 ini.
Jumlah yang sangat besar ini diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi di berbagai daerah, terutama melalui konsumsi rumah tangga yang biasanya meningkat tajam selama bulan Ramadan dan Idul Fitri.
Purbaya Yudhi Sadewa kembali menegaskan komitmen pemerintah dalam memastikan seluruh penerima mendapatkan haknya sesuai jadwal yang telah ditentukan.
"(Pemerintah) mencairkan THR bagi ASN, TNI/Polri dan para pensiunan dengan nilai total Rp55 triliun," ujar Purbaya.
Dengan cairnya THR secara bertahap sejak akhir Februari, para ASN dan pensiunan kini dapat mulai melakukan perencanaan keuangan untuk kebutuhan hari raya.
Pemerintah berharap penyaluran yang tepat waktu ini dapat meminimalisir tekanan ekonomi dan memberikan ketenangan bagi para abdi negara dalam menjalankan ibadah di bulan suci.
Tag
Berita Terkait
-
Tak Boleh Dicicil, Pemerintah Perkirakan THR Perusahaan Swasta Tembus Rp124 Triliun
-
Pemerintah Wajibkan Aplikator Bayar BHR, 850 Ribu Mitra Bakal Terima Bonus
-
Pemerintah Umumkan THR ASN 2026, Anggaran Naik 10 Persen
-
THR Pensiunan 2026 Kapan Cair? Cek Perkiraan Jadwal dan Besaran Nominalnya
-
Berapa Besaran THR Pensiunan 2026? Cek Infonya di Sini!
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
DPR MInta Usut Tuntas Dugaan Penyekapan Perempuan oleh Oknum Polisi di Jawa Tengah
-
Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat
-
Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan
-
KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli
-
3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
-
KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum
-
Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan
-
Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT
-
KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat
-
Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah