- Seorang pria diduga bunuh diri jatuh dari lantai di Pondok Indah Mall 2, Jakarta Selatan, Minggu (8/3/2026) siang.
- Korban dinyatakan meninggal dunia di RSUP Fatmawati setelah dievakuasi dari lokasi kejadian yang ramai pengunjung.
- Polsek Kebayoran Lama sedang menyelidiki lokasi, memeriksa saksi, dan merekam CCTV untuk menentukan kronologi pasti.
Jenazah korban kini berada di ruang instalasi kedokteran forensik untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut sembari menunggu pihak keluarga.
Hingga saat ini, area lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi untuk mencegah warga mendekat ke titik jatuhnya korban.
Pihak penyidik Polsek Kebayoran Lama masih bekerja intensif di lapangan guna menyisir kronologi lengkap dan mengungkap motif di balik aksi nekat pria tersebut.
Identitas korban masih dalam proses verifikasi melalui data kependudukan dan keterangan pihak keluarga.
“Kami masih melakukan pengecekan mendalam dan memeriksa sejumlah saksi mata yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung,” tambah Kukuh.
Selain memeriksa saksi-saksi dari unsur pengunjung dan karyawan mal, pihak kepolisian juga tengah mengumpulkan bukti-bukti pendukung, termasuk rekaman CCTV.
Rekaman kamera pengawas dari berbagai sudut di PIM 2 menjadi kunci utama untuk memastikan dari lantai mana korban melompat dan bagaimana aktivitas korban sesaat sebelum kejadian berlangsung.
Kejadian ini sempat memicu perhatian pengunjung di lokasi sebelum akhirnya situasi ditangani oleh petugas keamanan dan pihak berwenang.
Penjagaan di area-area balkon dan pagar pembatas di setiap lantai kini menjadi perhatian khusus guna mencegah kejadian serupa terulang kembali di masa mendatang.
Baca Juga: Meutia Hatta Soroti Bocah Bunuh Diri di NTT, Minta Istri Pejabat Ikut Ingatkan Pemerintah
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan foto atau video dokumentasi korban di media sosial demi menghormati privasi keluarga yang ditinggalkan.
Investigasi mendalam masih terus dilakukan oleh jajaran Reskrim Polsek Kebayoran Lama untuk memastikan apakah ada unsur lain dalam kejadian ini atau murni tindakan bunuh diri.
Berita Terkait
-
Meutia Hatta Soroti Bocah Bunuh Diri di NTT, Minta Istri Pejabat Ikut Ingatkan Pemerintah
-
Chat Anak Bunuh Diri di Demak dengan Ibunya Tersebar, Dikhawatirkan Menular
-
DPR Kecam Keras Teror Terhadap Ketua BEM UGM: Itu Praktik Pembungkaman
-
Bisikan di Balik Pusara
-
Kisah Pilu Anak NTT yang Bunuh Diri, Mi'ing Bagito Blak-blakan Sentil Koruptor
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup