- Menhub Dudy Purwagandhi memprediksi mobil pribadi jadi pilihan utama mudik Idul Fitri 2026 dengan 76,24 juta orang.
- Rapat Kerja Komisi V DPR RI pada 11 Maret 2026 menggarisbawahi potensi kemacetan akibat pemudik motor di jalur non-tol.
- Total pemudik Lebaran 2026 diperkirakan 146 juta orang, dengan Jawa Tengah sebagai tujuan favorit terbanyak.
Suara.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengungkapkan, bahwa mobil pribadi dan sepeda motor masih akan menjadi pilihan utama masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik pada Hari Raya Idul Fitri 2026.
Berdasarkan data Kemenhub, penggunaan mobil pribadi diprediksi mencapai 76,24 juta orang atau sekitar 52,98 persen dari total pemudik.
Hal itu disampaikan Menhub dalam Rapat Kerja (Raker) yang membahas persiapan mudik bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/3/2026).
"Secara nasional, dari sisi pilihan moda, mobil pribadi masih menjadi sarana utama pemudik dengan 76,24 juta orang, diikuti oleh sepeda motor dan bus," ujar Dudy.
Setelah mobil pribadi, sepeda motor menempati urutan kedua sebagai moda transportasi terbanyak dengan jumlah 24,08 juta pemudik (16,74 persen), diikuti oleh bus dengan estimasi 23,34 juta pemudik (16,22 persen).
Kementerian Perhubungan mencatat mayoritas pengguna mobil pribadi, yakni sekitar 50,63 juta orang, akan memilih untuk melewati jalan tol. Sementara itu, sekitar 8,65 juta pemudik dengan sepeda motor diprediksi akan menggunakan jalur-jalur alternatif.
Banyaknya jumlah pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua ini menjadi perhatian serius Kemenhub. Dudy menilai hal tersebut berisiko memicu kemacetan panjang di jalur non-tol.
"Sehingga berpotensi meningkatkan kepadatan pada ruas arteri dan penghubung antar wilayah," ujarnya.
Secara keseluruhan, jumlah pemudik Lebaran 2026 diprediksi mencapai 146 juta orang. Dari sisi asal perjalanan, wilayah Jawa Barat menyumbang angka terbesar dengan 30,97 juta orang, disusul oleh DKI Jakarta dan Jawa Timur.
Baca Juga: 143 Juta Orang Diprediksi Mudik Lebaran 2026, Jateng Jadi Tujuan Utama
Adapun untuk daerah tujuan, Jawa Tengah tetap menjadi magnet utama bagi para pemudik di seluruh Indonesia.
"Dari sisi tujuan, arus terbesar mengarah ke Jawa Tengah sebesar 38,71 juta orang, disusul Jawa Timur dan Jawa Barat," pungkasnya.
Berita Terkait
-
143 Juta Orang Diprediksi Mudik Lebaran 2026, Jateng Jadi Tujuan Utama
-
7 Aplikasi Pantau Kemacetan Mudik Lebaran 2026 Selain Google Maps
-
Rekayasa One Way dan Jalur Alternatif Mudik Jogja, Ini Jadwal Operasional Tol Purwomartani-Prambanan
-
Mayoritas Pemudik Pakai Mobil Pribadi, Bagaimana Kesiapan Ruas Jalan Tol dan Non Tol?
-
Cara Pakai Google Maps Offline, Tetap Bisa Navigasi saat Mudik Tanpa Internet
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
Terkini
-
Cegah Perjudian! Kapolri Aktifkan Satgas Antimafia Bola Jelang Piala Dunia 2026
-
Hapus Jejak Palestina! Amnesty Ungkap Pembersihan Etnis Terstruktur oleh Militer Israel
-
Mahasiswa UI, IPB, hingga Pancasila Bersatu di Depok, Susun Tuntutan untuk Pemerintah
-
Tangkis Isu Anti-Asing, Prabowo: Investor Antre Masuk, Hanya yang 'Liar' Tak Suka Aturan!
-
Mimpi Jadi Nyata! UU Polri Baru Buka Pintu bagi Disabilitas Masuk Polisi
-
Bocah 6 Tahun Diduga Dibully hingga Kesetrum Tiang Listrik di Taman Kramat Pulo
-
Jangan Cuma Naikkan Harga! Publik Tagih Transparansi Komponen Pembentuk Harga Pertamax
-
MBG Watch 'Segel' Kantor Badan Gizi Nasional, Tuntut Moratorium dan Audit Total
-
Harga Pertamax Meroket, Media Asing: Tekanan Makin Berat Buat Rakyat Indonesia
-
Program Dokter Spesialis Keliling Kawal Sukses CKG di Jateng