- Dinas Bina Marga DKI Jakarta bersama Transjakarta melaksanakan kerja bakti membersihkan jalur layang Bus Transjakarta Koridor 13.
- Fokus aksi ini adalah memastikan saluran air dan mulut air bebas sumbatan guna mencegah potensi genangan air.
- Petugas juga melakukan penambalan aspal pada titik berlubang sebagai langkah preventif demi keamanan transportasi publik.
Suara.com - Jajaran Dinas Bina Marga DKI Jakarta berkolaborasi dengan Transjakarta menggelar aksi kerja bakti masif demi menjaga keandalan infrastruktur ibu kota.
Aksi bersih-bersih ini menyisir lintasan jalan layang khusus bus Transjakarta Koridor 13 yang membentang mulai dari Halte Rawa Barat hingga Halte JORR.
Kegiatan ini melibatkan seluruh unsur mulai dari Dinas dan Suku Dinas Bina Marga lima wilayah kota hingga Unit Peralatan Perbekalan.
Kepala Pusdatin Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinarwenny, menegaskan bahwa agenda bertajuk #JagaJakartaBersih ini merupakan instruksi langsung dari Gubernur Pramono Anung.
Para petugas berjibaku memastikan tidak ada sampah maupun material sisa yang berpotensi menghambat aliran air di sepanjang jalur layang tersebut.
"Fokus utama kegiatan ini adalah menjaga kebersihan jalur serta memastikan tali-tali air dan mulut air berada dalam kondisi ideal dan bebas sumbatan," ujar Wenny, mengutip dari laman resmi Pemprov DKI Jakarta, Selasa (17/2/2026).
Kelancaran drainase dianggap sebagai kunci krusial dalam memitigasi munculnya genangan saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Jakarta.
Wenny menilai, munculnya genangan air bukan sekadar masalah estetika, melainkan ancaman nyata bagi ketahanan konstruksi jalan.
Selain fokus pada saluran, tim di lapangan juga bergerak sigap melakukan penambalan pada sejumlah titik aspal berlubang yang sempat dikeluhkan pengguna Transjakarta dan viral di media sosial beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Pelajar Tewas Gegara Jalan Berlubang di Matraman, Polisi Dalami Faktor Infrastruktur
Langkah preventif ini diambil guna mencegah kerusakan jalan meluas sekaligus menjamin keamanan armada bus yang melintas setiap harinya.
Pemprov DKI Jakarta berharap, pemeliharaan rutin ini dapat memberikan rasa nyaman bagi masyarakat pengguna transportasi umum.
"Dinas Bina Marga DKI Jakarta optimistis dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," tandas Wenny.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya
-
Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI
-
Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun
-
Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI
-
Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang
-
Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak
-
BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk
-
'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina
-
Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras
-
Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya