News / Metropolitan
Selasa, 17 Februari 2026 | 10:41 WIB
Bus Transjakarta Koridor 13 Tendean-Ciledug. (Suara.com)
Baca 10 detik
  • Dinas Bina Marga DKI Jakarta bersama Transjakarta melaksanakan kerja bakti membersihkan jalur layang Bus Transjakarta Koridor 13.
  • Fokus aksi ini adalah memastikan saluran air dan mulut air bebas sumbatan guna mencegah potensi genangan air.
  • Petugas juga melakukan penambalan aspal pada titik berlubang sebagai langkah preventif demi keamanan transportasi publik.

Suara.com - Jajaran Dinas Bina Marga DKI Jakarta berkolaborasi dengan Transjakarta menggelar aksi kerja bakti masif demi menjaga keandalan infrastruktur ibu kota.

Aksi bersih-bersih ini menyisir lintasan jalan layang khusus bus Transjakarta Koridor 13 yang membentang mulai dari Halte Rawa Barat hingga Halte JORR.

Kegiatan ini melibatkan seluruh unsur mulai dari Dinas dan Suku Dinas Bina Marga lima wilayah kota hingga Unit Peralatan Perbekalan.

Kepala Pusdatin Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinarwenny, menegaskan bahwa agenda bertajuk #JagaJakartaBersih ini merupakan instruksi langsung dari Gubernur Pramono Anung.

Para petugas berjibaku memastikan tidak ada sampah maupun material sisa yang berpotensi menghambat aliran air di sepanjang jalur layang tersebut.

"Fokus utama kegiatan ini adalah menjaga kebersihan jalur serta memastikan tali-tali air dan mulut air berada dalam kondisi ideal dan bebas sumbatan," ujar Wenny, mengutip dari laman resmi Pemprov DKI Jakarta, Selasa (17/2/2026).

Kelancaran drainase dianggap sebagai kunci krusial dalam memitigasi munculnya genangan saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Jakarta.

Wenny menilai, munculnya genangan air bukan sekadar masalah estetika, melainkan ancaman nyata bagi ketahanan konstruksi jalan.

Selain fokus pada saluran, tim di lapangan juga bergerak sigap melakukan penambalan pada sejumlah titik aspal berlubang yang sempat dikeluhkan pengguna Transjakarta dan viral di media sosial beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Pelajar Tewas Gegara Jalan Berlubang di Matraman, Polisi Dalami Faktor Infrastruktur

Langkah preventif ini diambil guna mencegah kerusakan jalan meluas sekaligus menjamin keamanan armada bus yang melintas setiap harinya.

Pemprov DKI Jakarta berharap, pemeliharaan rutin ini dapat memberikan rasa nyaman bagi masyarakat pengguna transportasi umum.

"Dinas Bina Marga DKI Jakarta optimistis dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," tandas Wenny. 

Load More