- Spekulasi kematian PM Israel muncul setelah media Iran mengklaim Netanyahu tewas akibat serangan rudal terencana pada Selasa (10/3/2026).
- Ketidakhadiran visual Netanyahu beberapa hari, ditambah peningkatan keamanan ekstrem, memicu teori konspirasi mengenai keselamatannya.
- Media Israel mengklarifikasi bahwa klaim tersebut adalah disinformasi perang urat saraf dan Netanyahu tetap menjalankan tugas negara seperti biasa.
Suara.com - Spekulasi mengenai tewasnya Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, masih bergulir kencang di jagat maya dan saluran berita internasional.
Isu sensitif ini mulai viral setelah laporan media Iran, Tasnim News Agency, pada Selasa (10/3/2026), membeberkan Netanyahu kena rudal dalam sebuah serangan yang terencana.
Laporan tersebut seketika memicu gelombang reaksi global, mengingat posisi krusial Netanyahu dalam konstelasi politik Timur Tengah yang tengah membara.
Rumor ini semakin kencang, lantaran Netanyahu biasanya aktif di ruang publik dan sangat vokal dalam menyampaikan kebijakan perang maupun diplomasi Israel.
Namun, sosok yang dikenal dominan di media ini mendadak menghilang dari dokumentasi visual selama beberapa hari terakhir.
Ketidakhadiran fisiknya di layar kaca maupun media sosial memicu berbagai teori konspirasi mengenai kondisi kesehatan serta keselamatannya.
Pengamat mencatat tidak adanya unggahan video baru dari Netanyahu selama tiga hari berturut-turut, serta absennya foto terkini dalam empat hari terakhir.
Padahal, pemimpin Israel tersebut dikenal sangat produktif membagikan pesan video harian melalui saluran pribadinya untuk menjaga moral publik dan memberikan instruksi langsung.
Saat ini, pernyataan yang mengatasnamakan dirinya hanya muncul dalam bentuk teks tertulis, yang oleh sebagian pihak dianggap tidak cukup kuat untuk membuktikan bahwa sang Perdana Menteri dalam kondisi baik-baik saja.
Baca Juga: Iran Luncurkan Rudal dengan Hulu Ledak 2 Ton ke Israel dan Pangkalan AS
Kecurigaan publik internasional semakin diperkuat dengan laporan adanya peningkatan pengamanan ekstrem di sekitar kediaman Netanyahu pada 8 Maret guna mengantisipasi serangan drone bunuh diri.
Protokol keamanan tingkat tinggi ini jarang terlihat kecuali dalam situasi ancaman yang sangat nyata dan mendesak.
Kehadiran unit-unit elit di sekitar perimeter kediamannya di Yerusalem memicu spekulasi bahwa telah terjadi sesuatu yang luar biasa di lingkaran dalam kekuasaan.
Selain itu, pembatalan kunjungan mendadak dua tokoh AS, Jared Kushner dan Steve Witkoff, ke Israel kian menambah tanda tanya besar mengenai situasi darurat di lingkaran dalam pemerintahan.
Kushner dan Witkoff, yang dikenal memiliki hubungan sangat dekat dengan elit politik Israel, dijadwalkan melakukan pertemuan penting.
Pembatalan sepihak di saat-saat terakhir ini sering kali menjadi indikator adanya ketidakstabilan domestik atau ancaman keamanan yang tidak memungkinkan adanya kunjungan diplomatik tingkat tinggi.
Berita Terkait
-
Iran Luncurkan Rudal dengan Hulu Ledak 2 Ton ke Israel dan Pangkalan AS
-
Bayangan Hitam Iran yang Bikin Israel Gemetar: Mengenal Pasukan NOPO Pengawal Mojtaba Khamenei
-
Muak dengan Pernyataan Nir-Empati, Piers Morgan Bentak Tokoh Radikal Israel
-
Evakuasi WNI dari Iran Dimulai, 22 Orang Tiba di Tanah Air
-
Klarifikasi Iran soal Kondisi Mojtaba Khamenei, Dikabarkan Dibom Israel
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
7 Physical Sunscreen Terbaik untuk Kulit Sensitif sesuai Review dan Harga
-
Sesama Introvert, Samo Rafael & Shanna Shannon Diuji Bangun Chemistry di Film Dan Bandung
-
Kenapa Masalah Kecil Terasa Sangat Besar di Kepala?
-
Alasan Nabila Gardena Mendadak Viral, Benarkah Terseret Isu Korupsi BUMN?
-
Hasto Wanti-wanti Demokrasi Bisa Mati Tanpa Kudeta Militer, Tanda-tanda Mulai Terlihat
-
Pramono Ancam Cabut Izin Swasta yang Timbun Sampah Ilegal di Jakarta
-
Yusril Minta Polda Jabar Tingkatkan Patroli Usai Polemik Sayembara Tangkap Begal
-
Evolusi Konten GRWM: Dari Sekadar Tutorial Makeup Menjadi Ruang Curhat Paling Relatabel
-
Cak Imin Ajak Semua Parpol Revisi 108 UU demi Wujudkan Prabowonomics
-
10 Cara Menggunakan AC Inverter agar Listrik Tetap Hemat