- Debat viral terjadi antara Piers Morgan dan Daniela Weiss mengenai masa depan Gaza dan hubungan Israel-Palestina.
- Weiss menyatakan Bab Gaza telah usai dan menolak konsep hidup berdampingan antara kedua belah pihak.
- Morgan mengkritik Weiss karena menolak simpati atas korban sipil dan isu ilegalitas permukiman Israel.
Suara.com - Debat panas terjadi dalam program Piers Morgan Uncensored ketika pembawa acara Piers Morgan beradu argumen dengan tokoh pemukim Israel Daniela Weiss.
Wawancara itu menjadi viral setelah keduanya saling melontarkan kritik tajam terkait masa depan Gaza Strip dan hubungan Israel–Palestine.
Dalam wawancara tersebut, Weiss yang dikenal sebagai pendiri gerakan pemukim Nachala Movement menyampaikan pandangan keras tentang konflik Gaza.
“Bab Gaza sudah selesai setelah serangan Hamas pada 7 Oktober,” ujarnya dilansir dari Maariv
Ia juga menegaskan tidak lagi percaya pada konsep hidup berdampingan antara Israel dan Palestina.
“Tidak akan ada lagi kontak antara negara Yahudi dan penduduk Gaza,” kata Weiss.
Morgan kemudian menekan Weiss terkait kurangnya empati terhadap korban sipil Palestina.
Morgan bertanya langsung apakah Weiss bisa mengungkapkan rasa duka atas kematian anak-anak di Gaza.
Weiss menolak memberikan pernyataan simpati. “Orang tua harus berhati-hati sebelum mendidik anak-anak mereka untuk membenci orang Yahudi,” jawabnya.
Baca Juga: Evakuasi WNI dari Iran Dimulai, 22 Orang Tiba di Tanah Air
Morgan terlihat kesal dengan jawaban tersebut. “Anda bahkan tidak mampu mengatakan satu kata pun tentang rasa duka,” kata Morgan.
“Yang Anda inginkan hanya mengusir semua orang, tidak peduli berapa banyak yang mati di jalan.”
Perdebatan juga memanas ketika membahas isu permukiman Israel. Morgan menyinggung sanksi yang dijatuhkan pemerintah United Kingdom terhadap Weiss dan menyebutnya sebagai “pemimpin kelompok ekstrem di kalangan pemukim”.
Ia juga menegaskan menurut hukum internasional, permukiman tersebut dianggap ilegal.
Morgan menambahkan Israel tidak berhak mengambil Gaza atau menguasai wilayah West Bank.
Weiss menolak kritik tersebut dan tetap mempertahankan pandangannya.
Berita Terkait
-
Evakuasi WNI dari Iran Dimulai, 22 Orang Tiba di Tanah Air
-
Klarifikasi Iran soal Kondisi Mojtaba Khamenei, Dikabarkan Dibom Israel
-
Innalillahi Mojtaba Khamenei Jadi Korban Serangan AS - Israel ke Iran
-
Zionis Kiamat! Warga Israel Kocar Kacir Dihujani Rudal
-
12 Hari Serangan AS-Israel ke Iran: 1.300 Warga Sipil Tewas, 10.000 Target Diklaim Dibom
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK