News / Internasional
Rabu, 11 Maret 2026 | 18:38 WIB
Debat panas terjadi dalam program Piers Morgan Uncensored ketika pembawa acara Piers Morgan beradu argumen dengan tokoh pemukim Israel Daniela Weiss. [Tangkap layar X]
Baca 10 detik
  • Debat viral terjadi antara Piers Morgan dan Daniela Weiss mengenai masa depan Gaza dan hubungan Israel-Palestina.
  • Weiss menyatakan Bab Gaza telah usai dan menolak konsep hidup berdampingan antara kedua belah pihak.
  • Morgan mengkritik Weiss karena menolak simpati atas korban sipil dan isu ilegalitas permukiman Israel.

Suara.com - Debat panas terjadi dalam program Piers Morgan Uncensored ketika pembawa acara Piers Morgan beradu argumen dengan tokoh pemukim Israel Daniela Weiss.

Wawancara itu menjadi viral setelah keduanya saling melontarkan kritik tajam terkait masa depan Gaza Strip dan hubungan Israel–Palestine.

Dalam wawancara tersebut, Weiss yang dikenal sebagai pendiri gerakan pemukim Nachala Movement menyampaikan pandangan keras tentang konflik Gaza.

“Bab Gaza sudah selesai setelah serangan Hamas pada 7 Oktober,” ujarnya dilansir dari Maariv

Ia juga menegaskan tidak lagi percaya pada konsep hidup berdampingan antara Israel dan Palestina.

“Tidak akan ada lagi kontak antara negara Yahudi dan penduduk Gaza,” kata Weiss.

Morgan kemudian menekan Weiss terkait kurangnya empati terhadap korban sipil Palestina.

Morgan bertanya langsung apakah Weiss bisa mengungkapkan rasa duka atas kematian anak-anak di Gaza.

Weiss menolak memberikan pernyataan simpati. “Orang tua harus berhati-hati sebelum mendidik anak-anak mereka untuk membenci orang Yahudi,” jawabnya.

Baca Juga: Evakuasi WNI dari Iran Dimulai, 22 Orang Tiba di Tanah Air

Morgan terlihat kesal dengan jawaban tersebut. “Anda bahkan tidak mampu mengatakan satu kata pun tentang rasa duka,” kata Morgan.

“Yang Anda inginkan hanya mengusir semua orang, tidak peduli berapa banyak yang mati di jalan.”

Perdebatan juga memanas ketika membahas isu permukiman Israel. Morgan menyinggung sanksi yang dijatuhkan pemerintah United Kingdom terhadap Weiss dan menyebutnya sebagai “pemimpin kelompok ekstrem di kalangan pemukim”.

Ia juga menegaskan menurut hukum internasional, permukiman tersebut dianggap ilegal.

Morgan menambahkan Israel tidak berhak mengambil Gaza atau menguasai wilayah West Bank.

Weiss menolak kritik tersebut dan tetap mempertahankan pandangannya.

Load More