- Spekulasi kematian PM Israel muncul setelah media Iran mengklaim Netanyahu tewas akibat serangan rudal terencana pada Selasa (10/3/2026).
- Ketidakhadiran visual Netanyahu beberapa hari, ditambah peningkatan keamanan ekstrem, memicu teori konspirasi mengenai keselamatannya.
- Media Israel mengklarifikasi bahwa klaim tersebut adalah disinformasi perang urat saraf dan Netanyahu tetap menjalankan tugas negara seperti biasa.
Menanggapi isu panas tersebut, media Israel The Jerusalem Post (JPost) langsung memberikan klarifikasi untuk menenangkan situasi di dalam negeri maupun pasar global.
Mereka menuding laporan media Iran tersebut sebagai bagian dari perang urat syaraf atau disinformasi yang sengaja disusun secara dramatis tanpa bukti fisik yang valid.
JPost menekankan bahwa narasi kematian pemimpin negara adalah taktik lama dalam peperangan asimetris untuk meruntuhkan mental lawan.
JPost menyebut klaim bahwa Iran telah mengebom lokasi persembunyian Netanyahu, yang konon menewaskan saudaranya, adalah narasi yang tidak berdasar.
Narasi tersebut diduga bersumber dari pernyataan tidak langsung mantan perwira intelijen AS yang disebarkan melalui kanal media Rusia.
Keterlibatan berbagai aktor media dari negara-negara yang memiliki ketegangan diplomatik dengan Israel ini membuat validitas informasi tersebut sangat diragukan oleh para pakar verifikasi fakta.
“Kantor Perdana Menteri menegaskan bahwa Netanyahu tetap menjalankan tugas negara seperti biasa. Beliau tercatat mengunjungi lokasi serangan di Beersheba pada 6 Maret serta melakukan komunikasi diplomatik dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron,” tulis laporan JPost guna meredam kepanikan publik.
Laporan ini mencoba meyakinkan warga bahwa roda pemerintahan tetap berputar dan agenda internasional sang PM masih berjalan sesuai jadwal, meskipun bukti visual terbaru belum dirilis secara masif.
Pemerintah Israel menegaskan bahwa rumor hilangnya Netanyahu bukan kali pertama terjadi selama masa perang.
Baca Juga: Iran Luncurkan Rudal dengan Hulu Ledak 2 Ton ke Israel dan Pangkalan AS
Dalam sejarah konflik di kawasan tersebut, kabar burung mengenai kematian pemimpin sering kali digunakan sebagai alat propaganda untuk menciptakan kekacauan informasi.
Otoritas keamanan Israel menyatakan bahwa mereka tetap waspada terhadap segala bentuk serangan fisik maupun serangan informasi yang bertujuan mengganggu stabilitas nasional.
Mereka mengimbau publik untuk tidak mudah terprovokasi oleh pemberitaan yang bersumber dari afiliasi militer lawan. Memastikan bahwa mesin pemerintahan tetap berjalan stabil di bawah komando sang Perdana Menteri adalah prioritas utama saat ini.
Berita Terkait
-
Iran Luncurkan Rudal dengan Hulu Ledak 2 Ton ke Israel dan Pangkalan AS
-
Bayangan Hitam Iran yang Bikin Israel Gemetar: Mengenal Pasukan NOPO Pengawal Mojtaba Khamenei
-
Muak dengan Pernyataan Nir-Empati, Piers Morgan Bentak Tokoh Radikal Israel
-
Evakuasi WNI dari Iran Dimulai, 22 Orang Tiba di Tanah Air
-
Klarifikasi Iran soal Kondisi Mojtaba Khamenei, Dikabarkan Dibom Israel
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Daya Beli Lesu, Kelas Menengah Pilih Beli Beras Ketimbang Cicil Rumah
-
Cabai Rawit Tembus Rp54 Ribu, Cek Daftar Harga Pangan yang Naik Hari Ini
-
Pelaku Kekerasan Anak Justru Orang Terdekat, Plan Indonesia Ungkap Data Miris
-
5 Serum Flek Hitam yang Aman Digunakan Setiap Hari, Ampuh Cerahkan Kulit Mulai Rp20 Ribu
-
Suarakan Kesetaraan, Run for Equality 2026 Sukses Digelar di Senayan Park
-
Susul Kesuksesan The Grey, Netflix Garap Parasyte: Tamiya yang Tayang 2027
-
Dari Diskusi hingga Wall of Hope, LINTAS Dorong Masyarakat Peduli Masa Depan Transportasi Umum
-
6 Rekomendasi Parfum Aroma Susu yang Creamy dan Bikin Ketagihan
-
Efek Domino Penutupan PT Samwon: Runtuhnya Rantai Ekonomi dan Harapan Warga Jepara
-
Apa Perbedaan Lipstik Cair dan Lipstik Padat?