- Pasukan elite Iran, NOPO, dikerahkan penuh untuk mengawal ketat Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi baru.
- Unit yang dibentuk 1991 ini diklaim lebih mematikan serta ditempatkan di Tehran, Mashhad, dan Isfahan.
- NOPO juga ditugaskan mengamankan fasilitas vital dan mengambil alih pengamanan penjara tahanan politik Evin.
Suara.com - Pasukan elite Iran bernama NOPO alias Counter-terrorism Special Force dilaporkan dikerahkan secara penuh untuk melindungi pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei.
Langkah itu dilakukan setelah tewasnya pemimpin sebelumnya, Ali Khamenei, dalam operasi militer AS-Israel.
Kemunculan pasukan NOPO jadi ulasan tersendiri media-media di Israel, salah satunya Channel 14.
Menurut Channel 14, unit tersebut kini mengawal ketat Mojtaba Khamenei di tengah situasi perang dengan AS dan Israel.
Pasukan Elite Lebih Mematikan dari Garda Revolusi
Unit NOPO awalnya dibentuk pada 1991 sebagai pasukan anti-teror untuk operasi penyelamatan sandera.
Namun seiring waktu, unit ini berubah menjadi pasukan khusus yang bertugas langsung melindungi pemimpin tertinggi Iran.
“Setelah wafatnya Khamenei senior, NOPO kini melindungi Mojtaba,” kata Ali Safavi dari National Council of Resistance of Iran.
Ia mengeklaim unit tersebut lebih mematikan, lebih brutal, dan lebih terlatih dibanding Garda Revolusi Iran.
Baca Juga: Muak dengan Pernyataan Nir-Empati, Piers Morgan Bentak Tokoh Radikal Israel
Menurut Safavi, pasukan ini hanya terdiri dari enam brigade elit. Empat brigade berada di Tehran, sementara sisanya ditempatkan di Mashhad dan Isfahan.
Dikerahkan Redam Kerusuhan Internal
Selain mengamankan pemimpin baru, pasukan NOPO juga disebar ke sejumlah titik strategis di Iran.
Mereka dilaporkan menjaga fasilitas penting serta beberapa penjara yang menampung tahanan politik.
Di ibu kota Tehran, unit ini bahkan mengambil alih pengamanan Evin Prison, penjara terkenal yang selama ini menahan banyak tahanan politik.
Langkah tersebut dilakukan setelah sebagian petugas penjara meninggalkan pos mereka ketika konflik pecah.
Berita Terkait
-
Muak dengan Pernyataan Nir-Empati, Piers Morgan Bentak Tokoh Radikal Israel
-
Evakuasi WNI dari Iran Dimulai, 22 Orang Tiba di Tanah Air
-
Terungkap! Proses Rahasia Pemilihan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Baru Iran
-
Klarifikasi Iran soal Kondisi Mojtaba Khamenei, Dikabarkan Dibom Israel
-
Warga Iran Dihantui Ancaman Serius, WHO Peringatkan Bahaya Fenomena Hujan Hitam
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Iran Luncurkan Rudal dengan Hulu Ledak 2 Ton ke Israel dan Pangkalan AS
-
HUT Ke-12 Suara.com, Kapolda DIY: Semoga Terus Cerdaskan Masyarakat
-
Beri Ucapan Selamat HUT ke-12 Suara.com, Ketua KPK Tekankan Peran Media dalam Pemberantasan Korupsi
-
Ketua DPRD DKI: RDF Triliunan Rupiah Harus Jadi Solusi Permanen Sampah Jakarta
-
Antisipasi Penumpukan Pemudik, Pemerintah Lakukan Antisipasi Lalin Hingga Terapkan WFA
-
Target Zero Potholes, Ribuan Lubang di Jalur Pantura Dibenahi Sebelum Arus Mudik Lebaran
-
Muak dengan Pernyataan Nir-Empati, Piers Morgan Bentak Tokoh Radikal Israel
-
Dasco Pastikan DPR Bakal Resmikan RUU PPRT dan Hak Cipta Jadi Usul Inisiatif di Paripurna Besok
-
Total 291 Km, Ini Daftar 10 Tol Fungsional Mudik Lebaran 2026
-
Terungkap! Proses Rahasia Pemilihan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Baru Iran