Suara.com - Sebagai wujud dukungan terhadap kenyamanan peserta JKN maupun masyarakat luas yang menjalani perjalanan mudik Lebaran tahun 2026, BPJS Kesehatan menghadirkan Posko Mudik BPJS Kesehatan di sejumlah titik padat pemudik. Melalui posko tersebut, para pemudik dapat memanfaatkan berbagai layanan kesehatan maupun layanan informasi terkait Program JKN selama perjalanan mudik.
"Para pemudik dapat mengakses layanan tersebut di Posko Mudik BPJS Kesehatan dari tanggal 13 hingga 18 Maret 2026 yang berlokasi di Pelabuhan Merak Banten, Terminal Pulo Gebang Jakarta Timur, Rest Area Tol Cipularang Km 88A Purwakarta, Rest Area Tol Cipali Km 166A Majalengka, Rest Area Tol Ungaran Km 429 Semarang, Rest Area Tol Masaran Km 519A Sragen, Terminal Purabaya Sidoarjo, serta Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar," terang Anggota Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Afif Johan saat meresmikan Posko Mudik BPJS Kesehatan di Terminal Terpadu Pulogebang, Jumat, (13/3/2026).
Afif mengatakan bahwa BPJS Kesehatan secara rutin menghadirkan Posko Mudik setiap periode Lebaran sebagai bentuk komitmen dalam memberikan kemudahan akses layanan bagi peserta JKN yang melakukan perjalanan mudik. Ia menjelaskan kehadiran Posko Mudik BPJS Kesehatan bertujuan agar para pemudik tetap dapat memperoleh layanan kesehatan maupun informasi terkait Program JKN selama perjalanan.
"BPJS Kesehatan juga tetap menyediakan layanan administrasi kepesertaan secara tatap muka di kantor cabang. Layanan di kantor cabang buka pada tanggal 18, 20, 23, dan 24 Maret 2026 mulai pukul 08.00 hingga 13.30 waktu setempat, sehingga masyarakat tetap dapat memperoleh layanan administrasi secara langsung baik sebelum ataupun setelah periode libur Lebaran," tambah Afif.
Selain dapat memanfaatkan layanan konsultasi dan pemeriksaan kesehatan gratis, para pemudik juga dapat memanfaatkan sejumlah layanan lainnya di Posko Mudik BPJS Kesehatan, seperti fasilitas relaksasi, penyediaan obat-obatan dasar, pemberian tindakan medis sederhana yang bersifat emergency, hingga pemberian rujukan apabila diperlukan.
“Para pemudik yang singgah di Posko Mudik BPJS Kesehatan dapat memanfaatkan berbagai layanan tersebut secara gratis tanpa dipungut biaya. Untuk itu kami mengimbau kepada para pemudik agar tidak ragu untuk singgah dan memanfaatkan layanan yang telah kami sediakan,” jelas Afif.
Afif menambahkan, selama periode mudik Lebaran, dipastikan bahwa peserta JKN tetap dapat mengakses layanan kesehatan meskipun sedang berada di luar daerah domisili. Dengan prinsip portabilitas Program JKN, peserta tetap dapat memperoleh layanan rawat jalan di Puskesmas, klinik, atau dokter praktik mandiri yang lain yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan apabila fasilitas kesehatan tempat peserta terdaftar sedang tutup atau peserta berada di luar daerah.
Namun bila dalam kondisi gawat darurat peserta dapat langsung mengunjungi rumah sakit terdekat tanpa memerlukan rujukan terlebih dahulu. Afif mengatakan, informasi mengenai fasilitas kesehatan yang tetap beroperasi selama periode libur Lebaran dapat diakses melalui Aplikasi Mobile JKN.
“Kami juga terus memperkuat sinergi dengan fasilitas kesehatan, baik di Puskesmas, klinik, atau dokter praktik mandiri serta di rumah sakit, agar tetap memberikan pelayanan optimal selama periode mudik Lebaran. Apabila peserta JKN mengalami kendala saat mengakses layanan kesehatan, BPJS Kesehatan juga menyediakan berbagai kanal layanan pengaduan seperti Aplikasi Mobile JKN, Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA) di nomor 08118165165, maupun BPJS Kesehatan Care Center 165,” ujar Afif.
Baca Juga: Menkes Budi: Iuran BPJS Naik 2026 Tidak Lebih Mahal dari Beli Rokok, Warga Miskin Aman
Pada kesempatan yang sama, Walikota Jakarta Timur, Munjirin mengatakan bahwa penyediaan posko mudik tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen BPJS Kesehatan untuk melayani masyarakat, khususnya untuk yang akan melaksanakan mudik ke kampung halaman.
"Tentunya kami selalu mengimbau kepada masyarakat, selain memastikan kesehatan, jangan lupa untuk memastikan keamanan kendaraan untuk melaksanakan mudik, baik itu kendaraan pribadi ataupun transportasi umum," katanya.
Berita Terkait
-
H-8 Lebaran 2026: 45 Ribu Pemudik 'Serbu' Stasiun Jakarta, 721 Petugas Gabungan Siaga
-
Fokus Tekan Pemudik Motor, Kemenhub Ungkap Alasan Tak Ada Tiket Kereta Gratis
-
Kapolri Wanti-wanti Lonjakan Pemudik, 143,9 Juta Orang Diprediksi Bergerak Saat Lebaran
-
Mengintip Kesiapan Jalur Mudik Jateng-DIY Menuju Lebaran 2026, Kondisi Kemantapan Capai 94,20 Persen
-
Pemkot Semarang Siapkan 7 Armada Bus Angkut Pemudik Asal Semarang di Jakarta
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim