- Rismon Hasiholan Sianipar yang sebelumnya kritis terhadap Jokowi kini merapat ke kubu mantan presiden tersebut, memicu polemik di kalangan aktivis.
- Aktivis senior Zulkifli S Ekomei menilai langkah itu bukan pembelotan, melainkan bagian dari skenario penyusupan yang sejak awal dijalankan oleh Rismon.
- Ia juga mengingatkan para aktivis agar lebih berhati-hati menerima orang baru dalam gerakan serta berharap barisan oposisi tetap kuat meski menghadapi kemunduran.
Peringatan Keras untuk Jokowi
Lebih jauh, Zulkifli mengaku geram melihat rangkaian manuver sejumlah tokoh dalam polemik kasus ijazah palsu, mulai dari Eggi Sudjana hingga Rismon Sianipar.
Ia bahkan secara terbuka menyampaikan peringatan keras kepada Jokowi yang menurutnya telah merusak institusi negara demi kepentingan kelompok tertentu.
“Saya menghimbau kepada Jokowi, ‘udahlah, berhenti kamu bermain untuk merusak bangsa saya.’ Ini marah saya betul sama Jokowi. Saya himbau dia berhenti daripada ada yang menghentikan,” ujarnya.
Harapan untuk Barisan Oposisi
Meski kelompok aktivis terlihat mengalami kemunduran setelah manuver Rismon, Zulkifli berharap barisan oposisi tidak patah semangat dan justru semakin menguat.
Ia menilai kekalahan dalam satu pertempuran bukanlah akhir dari perjuangan yang lebih besar.
“Kalah dalam satu pertempuran biasa, tapi perangnya harus kita menangkan. Untuk itu harapan saya harus dituntaskan. Nggak bisa ini, kebohongan besar. Masa bangsa besar begini kalah dengan ketidakbenaran,” pungkasnya.
Reporter: Tsabita Aulia
Baca Juga: Komisi III DPR Desak Polri Usut Tuntas Penyerangan Andrie Yunus, Minta Kemenkes Tanggung Pengobatan
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga