- Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan Teheran tidak pernah meminta gencatan senjata dari konflik ini.
- Iran menegaskan akan melanjutkan perlawanan terhadap agresi militer Amerika Serikat dan Israel yang sedang berlangsung.
- Araqchi menyebut Selat Hormuz tetap terbuka bagi Iran, namun tertutup bagi AS, Israel, dan sekutunya.
Suara.com - Pemerintah Iran menegaskan tidak pernah meminta gencatan senjata di tengah konflik militer yang sedang berlangsung dengan Amerika Serikat dan Israel.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, dalam konferensi pers di Teheran, Senin (16/3/2026).
Araghchi menegaskan bahwa Teheran tidak pernah mengirim pesan ataupun permintaan resmi terkait penghentian perang.
Ia menyebut Iran tetap menjalankan perlawanan terhormat dan tak tergoyahkan terhadap apa yang disebutnya sebagai agresi militer dari AS dan Israel.
“Kami tidak pernah meminta gencatan senjata. Namun perang ini harus berakhir dengan cara yang membuat musuh tidak lagi berpikir untuk menyerang,” ujar Araghchi dilansir dari Tasnimnews.
Menurut Araghchi, konflik yang telah berlangsung lebih dari dua pekan itu menunjukkan bahwa lawan-lawan Iran kini menyadari kekuatan negara tersebut.
Ia menegaskan Iran tidak akan ragu mempertahankan diri dan akan melanjutkan operasi militer selama diperlukan.
Ketegangan meningkat sejak serangan militer besar yang disebut dilancarkan oleh AS dan Israel pada 28 Februari.
Serangan itu terjadi setelah tewasnya pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, bersama sejumlah komandan militer dan warga sipil.
Baca Juga: Laporan Intelijen AS Sebar Fitnah Tentang Mojtaba Khamenei, Reaksi Donald Trump Jadi Sorotan
Dalam pernyataannya, Araghchi juga menyinggung situasi di Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang menjadi rute penting perdagangan energi dunia.
Ia menegaskan selat tersebut tetap terbuka menurut pandangan Iran, tetapi tertutup bagi AS-Israel dan sekutunya.
Abbas Araghchi juga menuduh AS dan Israel yang memerangi Iran kini meminta bantuan negara lain untuk menjamin keamanan jalur pelayaran tersebut.
Menurutnya, langkah itu menunjukkan tekanan yang dihadapi pihak lawan setelah lebih dari dua minggu konflik.
Sejak pecahnya perang, militer Iran dilaporkan melancarkan serangkaian serangan balasan menggunakan rudal dan drone.
Targetnya termasuk posisi militer Amerika dan Israel di wilayah yang diduduki serta pangkalan regional.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Laporan Intelijen AS Sebar Fitnah Tentang Mojtaba Khamenei, Reaksi Donald Trump Jadi Sorotan
-
Through the Olive Trees: Karya Agung Sinema Iran yang Puitis dan Modern
-
Donald Trump Mencak-mencak Minta Dibantu di Selat Hormuz, Pejabat Korsel Masih Cuek Bebek
-
Pemerintah Akan Kenakan Pajak Tambahan untuk Perusahaan yang Untung Berlipat Akibat Konflik di Teluk
-
Serangan Rudal Hantam Bandara Dubai, Tanki BBM Terbakar, Asap Hitam Membumbung Tinggi
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Diskusi di UGM Digeruduk Mahasiswa! Menteri Nusron dan Sudaryono Dievakuasi Mobil Patroli
-
Dua Kali Sehari! Modus Obat Batuk dan Kunciran Rambut Dipakai Selundupkan Narkoba ke Rutan Salemba
-
Your Jewelry, your story! Temukan Inspirasi Stacking Jewelry ala Shopee
-
'Suara Indonesia Penting!' Presiden Palestina Telepon Prabowo, Minta RI Terus Kawal Gaza
-
China Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran, Dukung Pembukaan Kembali Selat Hormuz
-
Wamentan Sudaryono Bantah Kabur saat Dialog di UGM, Sebut Keluar karena Alasan Keamanan
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN
-
Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG
-
Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG