- Direktur Utama Jasa Marga mengimbau pemudik memanfaatkan aplikasi Travoy untuk perencanaan perjalanan dan memantau kepadatan lalu lintas terkini.
- Volume kendaraan keluar Jabotabek periode H-10 hingga H-5 Lebaran 2026 mencapai 990.506 unit, naik 13,6% dari normal.
- Jasa Marga memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026, dengan estimasi 259 ribu kendaraan keluar.
Suara.com - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono, mengingatkan para pemudik untuk memanfaatkan aplikasi Travoy sebagai panduan dalam merencanakan perjalanan.
"Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan cermat, menghindari waktu dan titik rawan kepadatan, serta memanfaatkan informasi lalu lintas terkini yang tersedia secara real time, termasuk melalui aplikasi Travoy,” ujar Rivan dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (17/3/2026).
Ia juga menekankan pentingnya persiapan sebelum memasuki jalan tol. Kondisi kendaraan dan pengemudi harus dipastikan dalam keadaan prima.
Selain itu, pemudik diimbau untuk mengatur waktu perjalanan dengan baik, beristirahat di rest area, memastikan bahan bakar mencukupi, serta mengecek saldo uang elektronik. Kepatuhan terhadap rambu dan arahan petugas di lapangan juga menjadi hal yang wajib diperhatikan.
Rivan menyampaikan bahwa volume kendaraan yang keluar dari wilayah Jabotabek pada periode H-10 hingga H-5 Lebaran 2026, yakni Rabu sampai Senin (11-16 Maret 2026), mencapai 990.506 unit.
Angka tersebut merupakan akumulasi dari empat gerbang tol utama, yakni GT Cikampek Utama menuju Trans Jawa, GT Kalihurip Utama arah Bandung, GT Cikupa menuju Merak, serta GT Ciawi ke arah Puncak.
Secara keseluruhan, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabotabek meningkat 13,6 persen dibandingkan kondisi normal yang tercatat sebanyak 871.629 kendaraan.
Jika dilihat dari distribusinya, arus lalu lintas didominasi kendaraan menuju arah timur sebanyak 479.899 unit atau 48,5 persen, diikuti arah barat 303.113 kendaraan atau 30,6 persen, serta arah selatan 207.494 kendaraan atau 20,9 persen.
Pada H-5 Lebaran 2026, Senin (16/3/2026), volume kendaraan yang keluar dari Jabotabek melalui empat gerbang tol utama tercatat sebanyak 178.164 kendaraan. Jumlah ini meningkat 36,4 persen dibandingkan kondisi normal yang mencapai 130.641 kendaraan.
Baca Juga: Kisah Para Peserta Disabilitas di Mudik Gratis BUMN 2026: Kami Bahagia
“Pergerakan masyarakat yang meninggalkan wilayah Jabotabek terus mengalami peningkatan menjelang libur Hari Raya Idul Fitri," kata Rivan.
Lebih lanjut, Jasa Marga memperkirakan puncak arus mudik akan terjadi pada Rabu (18/3/2026) dengan jumlah kendaraan mencapai 259 ribu unit atau naik 90,5 persen dibandingkan lalu lintas normal.
Lonjakan tersebut dipicu oleh adanya cuti bersama dan libur Hari Suci Nyepi pada 18–19 Maret serta cuti bersama Hari Raya Idul Fitri pada 20 Maret 2026.
(Antara)
Berita Terkait
-
Kisah Para Peserta Disabilitas di Mudik Gratis BUMN 2026: Kami Bahagia
-
Program Mudik Gratis BUMN 2026, BNI Fasilitasi Keberangkatan 7.000 Pemudik
-
Mudik Lebaran 2026: Pelabuhan Alternatif Masih 'Ecek-ecek', Pemudik Jadi Korban?
-
Jaga Daya Beli Pasca Lebaran, Pemerintah Pastikan Tarif Listrik Tak Naik hingga Juni 2026
-
Mudik Anti Panik, Ini 5 Solusi saat Saldo e-Toll Habis di Gerbang Tol
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
1.350 RTLH di Jakarta Barat Antre Program Bedah Rumah
-
Temui PM Singapura, Pramono Jual Potensi Investasi di Jakarta
-
Ingin Perkuat Komunikasi Publik, BGN Tunjuk Wakil Kepalanya Jadi Juru Bicara
-
Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya
-
Bongkar Modus Mi Instan Isi 5,2 Kg Ganja! Bareskrim Tangkap Pengedar Sugiono di Malang
-
Kata-kata Donald Trump soal Dana Rekontruksi Iran Pasca Perang Rp4.900 Triliun dari AS
-
Bobby Nasution Larang Keras ASN dan Pegawai BUMD di Sumut Pakai Vape
-
Jokowi Resmi Berjaket PSI? Pengamat Sebut Bisa Jadi Ancaman Elektoral bagi PDIP
-
Bukan Sedotan, Penelitian Global Temukan Kemasan Makanan Jadi Penyumbang Utama Sampah Plastik Laut
-
Wapres AS Bocorkan Isi Perjanjian Damai, Iran Bakal Cuan Banyak