Para menteri luar negeri dari negara-negara Arab dan Islam mendesak Iran segera menghentikan serangan terhadap tetangga mereka. [Arab News]
Baca 10 detik
- Menteri luar negeri negara Arab dan Islam menuntut Iran menghentikan serangan terhadap negara tetangga dalam pertemuan di Riyadh, Kamis (19/3).
- Negara-negara tersebut menekankan masa depan hubungan bergantung pada penghormatan Iran terhadap kedaulatan dan non-intervensi.
- Mereka mengecam serangan rudal dan drone Iran terhadap target sipil serta mendesak pemenuhan Resolusi DK PBB 2817.
Iran diminta tidak mengambil tindakan yang dapat mengancam navigasi di Selat Hormuz dan Bab el-Mandeb, dua jalur maritim paling vital di dunia.
Terkait Lebanon, para menteri menegaskan dukungan terhadap kedaulatan dan stabilitas negara tersebut.
Mereka juga mendukung upaya pemerintah Lebanon untuk memastikan seluruh senjata berada di bawah kendali negara, sembari mengecam aksi militer Israel di wilayah itu.
Menariknya dalam pernyataan bersama itu, para Menlu negara Islam sama sekali tidak menyinggung aksi dari militer Amerika Serikat dan Israel yang terlebih dahulu menyerang Iran pada 28 Februari 2026.
Kontributor: Azka Putra
Komentar
Berita Terkait
-
Ramadan di Wisconsin
-
Begini Persiapan Warga Iran Rayakan Lebaran 2026 di Tengah Gempuran AS-Israel
-
Hilal Tak Terlihat, Warga Iran Bakal Rayakan Lebaran 2026 pada Sabtu 21 Maret
-
Update Korban Perang AS-Israel vs Iran: Tembus Ribuan Jiwa Meninggal Dunia
-
Apa Itu Ladang Gas South Pars? Pusat Energi Dunia yang Diserang Rudal Israel
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi
-
Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi
-
Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi
-
Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah
-
Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa
-
Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM
-
Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"
-
Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan
-
Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK