News / Nasional
Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:48 WIB
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia (mengangkat bendera start) bersama jajaran Kementerian ESDM dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor energi melepas keberangkatan seluruh peserta Mudik Bareng Sektor ESDM 2026 di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (17/3). Total 30 bus dengan 1.496 pemudik diberangkatkan ke 20 rute tujuan ke berbagai daerah di Indonesia pada program mudik gratis kali ini (Dok: PLN)

Suara.com - PT PLN (Persero) berpartisipasi dalam program “Mudik Bareng Sektor ESDM 2026” yang secara resmi dilepas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Jakarta, Selasa (17/3/2026). Program rutin inisiasi KESDM bersama seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor energi kali ini diikuti oleh 1.496 pemudik dengan 20 rute tujuan ke berbagai daerah di Indonesia.

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menyampaikan bahwa program ini telah menjadi tradisi sebagai bentuk kolaborasi lintas stakeholder untuk membantu pegawai dan keluarga di lingkungan sektor ESDM serta masyarakat untuk menjalani mudik Lebaran 1447 H.

"Mudik bareng ini merupakan tradisi Kementerian ESDM bersama stakeholder untuk memfasilitasi seluruh karyawan internal KESDM maupun masyarakat umum agar dapat melaksanakan mudik Lebaran di tahun ini. Inilah bentuk kebersamaan pemerintah dengan masyarakat," ujar Bahlil.

Ia menambahkan, tahun ini Kementerian ESDM bersama para pemangku kepentingan menyediakan total 33 bus untuk melayani pemudik dengan berbagai tujuan, antara lain Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Palembang, hingga Medan.

"Kita doakan semoga saudara-saudara kita yang menjalankan mudik selalu dalam lindungan Allah SWT, selamat sampai di tujuan dan bisa merayakan Hari Raya Idulfitri nanti. Kami keluarga besar Kementerian ESDM dan seluruh BUMN sektor energi juga mengucapkan mohon maaf lahir batin, selamat merayakan Hari Raya Idulfitri," ucap Bahlil.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyatakan bahwa pihaknya turut bangga dapat mendukung arahan Menteri ESDM dalam penyelenggaraan program ini. Inisiatif tersebut sejalan dengan upaya pemerintah menghadirkan mudik yang lebih efisien, ramah lingkungan, aman dan nyaman, sekaligus membantu mengurai kemacetan.

“Mudik Bareng Sektor ESDM 2026 ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk mendukung keselamatan dan kenyamanan masyarakat. Kami mendorong upaya bersama dalam mengurangi angka kecelakaan lalu lintas, menekan jumlah kendaraan pribadi di jalan, serta menghadirkan perjalanan yang lebih efisien dan ramah lingkungan,” jelasnya.

Selain itu, PLN sebagai bagian dari keluarga KESDM juga telah menyiapkan sistem kelistrikan nasional yang andal selama periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026. PLN memproyeksikan beban puncak mencapai 35.017 MW, dengan daya mampu pasok sebesar 51.967 MW, sehingga terdapat cadangan daya sekitar 16.950 MW. Asesmen dan pemeliharaan dari hulu ke hilir juga telah dilakukan jauh-jauh hari sebelum periode RAFI. Upaya ini dilakukan agar masyarakat dapat menjalani Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan aman, nyaman, tenang serta berkumpul bersama keluarga dengan penuh kehangatan.

“Sebagai perusahaan yang diamanahi menjaga keandalan listrik nasional, PLN telah mempersiapkan seluruh infrastruktur, mulai dari pembangkit, transmisi, hingga distribusi, dalam kondisi optimal sebagai bentuk komitmen menghadirkan layanan listrik yang andal selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026. Melalui kesiapan ini, PLN ingin terus hadir untuk masyarakat, mendukung kebutuhan dari momen mudik hingga perayaan Idulfitri sehingga masyarakat dapat berkumpul bersama keluarga dengan penuh kehangatan,” tutup Darmawan.***

Baca Juga: Mudik Gratis BUMN 2026: PLN Berangkatkan 12.500 Pemudik Sekaligus Tekan Emisi

Load More