News / Nasional
Jum'at, 20 Maret 2026 | 17:36 WIB
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho. (Dok. Korlantas Polri)
Baca 10 detik
  • Korlantas Polri menghentikan rekayasa lalu lintas satu arah nasional pada Jumat, 20 Maret 2026 pukul 13.22 WIB.
  • Penghentian dilakukan karena evaluasi menunjukkan kondisi arus lalu lintas mudik telah landai dan terkendali sepenuhnya.
  • Setelah penutupan, Korlantas Polri fokus mengamankan Idulfitri dan menyusun skenario rekayasa untuk arus balik Lebaran.

Suara.com - Korlantas Polri menghentikan rekayasa lalu lintas satu arah atau one way nasional yang sebelumnya diterapkan untuk mengurai kepadatan arus mudik Lebaran 2026. Penghentian dilakukan usai evaluasi bersama jajaran kepolisian dan para pemangku kepentingan.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho menyatakan kondisi lalu lintas sudah tidak lagi membutuhkan rekayasa tersebut.

“Pada tanggal 18 Maret 2026 kami lakukan One Way. Hari ini (Jumat 20 Maret 2026), kami evaluasi bahwa kondisi arus cukup landai, cukup terkendali. Oleh sebab itu, hari ini Jumat 2026 pukul 13.00 WIB melakukan sosialisasi. Setelah sosialisasi, kami melakukan sterilisasi, clear untuk arus normal. Oleh sebab itu, atas seizin Bapak Kapolri, untuk arus mudik atau One Way Nasional sementara kami nyatakan ditutup pada pukul 13.22 WIB," kata Kakorlantas di Command Center KM 29 Tol Japek, Jumat (20/3/2026).

Penghentian dilakukan melalui tahapan sosialisasi kepada pengguna jalan, dilanjutkan dengan sterilisasi jalur sebelum akhirnya arus kendaraan dikembalikan ke pola normal di kedua arah, baik menuju Jakarta maupun ke Trans Jawa.

Langkah ini disebut sebagai bagian dari strategi manajemen lalu lintas yang bersifat dinamis, menyesuaikan kondisi riil di lapangan. Dengan kondisi arus yang sudah stabil, mobilitas kendaraan dinilai tetap dapat berjalan lancar tanpa rekayasa khusus.

"Jadi sekarang kondisi lalu lintas normal, baik yang mengarah ke Jakarta termasuk yang mengarah ke Semarang," ujar Agus.

Usai penghentian one way, Korlantas kini mengalihkan fokus pada pengamanan rangkaian Hari Raya Idulfitri 2026. Pengamanan akan mencakup malam takbiran, pelaksanaan Salat Id, hingga lokasi-lokasi wisata yang diprediksi dipadati masyarakat.

"Ya tentunya Jumat malam hari ini kami akan mempersiapkan kesiapan daripada pengamanan Idulfitri ya. Baik persiapan takbiran, baik persiapan Salat Id, termasuk juga tempat-tempat wisata yang akan kami amankan," ungkapnya.

Selain itu, Korlantas juga mulai menyiapkan strategi khusus untuk menghadapi arus balik Lebaran. Sejumlah skenario rekayasa lalu lintas disiapkan, mulai dari kemungkinan penerapan kembali one way nasional hingga pemanfaatan tol fungsional.

Baca Juga: Begini Cara Pantau Info Jalur Mudik dan Arus Balik Lewat BRImo

"Jadi strategi rekayasa lalu lintas dengan stakeholder nanti tentunya kami akan susun skenario-skenario, baik nanti menggunakan tol fungsional, alih arus, termasuk juga teknologi yang bisa melihat langsung traffic-nya seperti apa, baru nanti kami lakukan eksekusi cara bertindak One Way Nasional arus balik," pungkasnya.

Load More