- Korlantas Polri menghentikan rekayasa lalu lintas satu arah nasional pada Jumat, 20 Maret 2026 pukul 13.22 WIB.
- Penghentian dilakukan karena evaluasi menunjukkan kondisi arus lalu lintas mudik telah landai dan terkendali sepenuhnya.
- Setelah penutupan, Korlantas Polri fokus mengamankan Idulfitri dan menyusun skenario rekayasa untuk arus balik Lebaran.
Suara.com - Korlantas Polri menghentikan rekayasa lalu lintas satu arah atau one way nasional yang sebelumnya diterapkan untuk mengurai kepadatan arus mudik Lebaran 2026. Penghentian dilakukan usai evaluasi bersama jajaran kepolisian dan para pemangku kepentingan.
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho menyatakan kondisi lalu lintas sudah tidak lagi membutuhkan rekayasa tersebut.
“Pada tanggal 18 Maret 2026 kami lakukan One Way. Hari ini (Jumat 20 Maret 2026), kami evaluasi bahwa kondisi arus cukup landai, cukup terkendali. Oleh sebab itu, hari ini Jumat 2026 pukul 13.00 WIB melakukan sosialisasi. Setelah sosialisasi, kami melakukan sterilisasi, clear untuk arus normal. Oleh sebab itu, atas seizin Bapak Kapolri, untuk arus mudik atau One Way Nasional sementara kami nyatakan ditutup pada pukul 13.22 WIB," kata Kakorlantas di Command Center KM 29 Tol Japek, Jumat (20/3/2026).
Penghentian dilakukan melalui tahapan sosialisasi kepada pengguna jalan, dilanjutkan dengan sterilisasi jalur sebelum akhirnya arus kendaraan dikembalikan ke pola normal di kedua arah, baik menuju Jakarta maupun ke Trans Jawa.
Langkah ini disebut sebagai bagian dari strategi manajemen lalu lintas yang bersifat dinamis, menyesuaikan kondisi riil di lapangan. Dengan kondisi arus yang sudah stabil, mobilitas kendaraan dinilai tetap dapat berjalan lancar tanpa rekayasa khusus.
"Jadi sekarang kondisi lalu lintas normal, baik yang mengarah ke Jakarta termasuk yang mengarah ke Semarang," ujar Agus.
Usai penghentian one way, Korlantas kini mengalihkan fokus pada pengamanan rangkaian Hari Raya Idulfitri 2026. Pengamanan akan mencakup malam takbiran, pelaksanaan Salat Id, hingga lokasi-lokasi wisata yang diprediksi dipadati masyarakat.
"Ya tentunya Jumat malam hari ini kami akan mempersiapkan kesiapan daripada pengamanan Idulfitri ya. Baik persiapan takbiran, baik persiapan Salat Id, termasuk juga tempat-tempat wisata yang akan kami amankan," ungkapnya.
Selain itu, Korlantas juga mulai menyiapkan strategi khusus untuk menghadapi arus balik Lebaran. Sejumlah skenario rekayasa lalu lintas disiapkan, mulai dari kemungkinan penerapan kembali one way nasional hingga pemanfaatan tol fungsional.
Baca Juga: Begini Cara Pantau Info Jalur Mudik dan Arus Balik Lewat BRImo
"Jadi strategi rekayasa lalu lintas dengan stakeholder nanti tentunya kami akan susun skenario-skenario, baik nanti menggunakan tol fungsional, alih arus, termasuk juga teknologi yang bisa melihat langsung traffic-nya seperti apa, baru nanti kami lakukan eksekusi cara bertindak One Way Nasional arus balik," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung
-
30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan