- Distribusi Makan Bergizi Gratis di Danau Sentani gunakan speed boat setiap hari.
- Program makan gratis tingkatkan kehadiran siswa sekolah di pelosok Danau Sentani.
- SPPG Asey Besar layani ribuan anak dan ibu di perairan Papua.
Suara.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Danau Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, menghadirkan pemandangan yang berbeda. Distribusi makanan bergizi bagi anak-anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di kampung-kampung pesisir serta pulau sekitar danau dilakukan menggunakan speed boat yang setiap hari menyusuri perairan Danau Sentani.
Saat kapal pengangkut MBG merapat di dermaga sekolah, anak-anak langsung berjingkat menyambut kedatangannya. Raut kegembiraan tampak jelas dari wajah mereka.
Pemandangan itu terlihat ketika kapal tiba di dermaga SD dan TK YPK Ifar Babrongko. Anak-anak taman kanak-kanak tampak antusias menyambut speed boat yang membawa makanan bergizi untuk mereka.
“Jadi tiap kali kami sampai di sekolah-sekolah di kampung, mereka pasti langsung tahu. Mereka lihat, ‘Oh ada speed boat MBG datang’. Jadi mereka langsung menyambut. Itu juga yang bikin kami tambah semangat,” kata Yunus Ohee, motoris kapal yang juga relawan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Asey Besar, Sentani.
Antusiasme serupa juga terlihat di SMP Satu Atap Ebungfauw. Para siswa tampak lahap menyantap menu makanan bergizi yang mereka terima, yang menurut para guru tidak selalu mereka dapatkan di rumah.
Guru SMP Satu Atap Ebungfauw, Maria, mengakui program MBG membawa perubahan pada kebiasaan siswa di sekolahnya.
“Anak-anak yang sebelumnya malas datang ke sekolah, sekarang jadi lebih rajin. Memang awalnya mungkin mereka datang karena ingin makan, tetapi secara tidak langsung mereka juga mengikuti proses belajar dari awal sampai jam pulang,” ujarnya.
Maria juga menyampaikan apresiasi kepada tim SPPG Asey Besar yang harus menyeberangi Danau Sentani untuk memastikan makanan bergizi sampai kepada para siswa.
“Semoga semua tim kerja yang hebat ini terus menjadi saluran berkat bagi anak-anak di sekolah-sekolah yang dilayani,” katanya.
Baca Juga: BGN Evaluasi Total! 1.512 Dapur MBG di Jawa Dihentikan Sementara
Sementara itu, Kepala SPPG Asey Besar, Sofyan Hasan, menjelaskan dapur MBG tersebut telah beroperasi sejak 30 September 2025 dan saat ini melayani 2.955 penerima manfaat.
Para penerima manfaat tersebut terdiri dari siswa di 29 sekolah, mulai dari PAUD hingga SMA, serta sembilan posyandu yang berada di wilayah pesisir dan pulau sekitar Danau Sentani.
“Diharapkan MBG yang disiapkan SPPG Asey Besar Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua, dapat meningkatkan kesehatan generasi muda Papua agar tumbuh sehat, cerdas, dan siap menghadapi masa depan,” ujar Sofyan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
Terkini
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
WALHI 'Semprot' Pemprov DKI: Bukannya Perluas Akses Transportasi Umum, Malah Naikkan Tarif
-
Heri Gunawan dan Istri Kompak Mangkir dari Pemeriksaan Kasus CSR BI-OJK, KPK Bakal Panggil Paksa?
-
Potensi Chaos di Depan Mata? Sosiolog UGM Soroti Krisis Kepercayaan pada Negara
-
Bisakah Rumput Laut Menggantikan Plastik? Riset Indonesia Cari Jalan Keluar dari Krisis Sampah
-
Buntut Vonis Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, DPR Respons Desakan Revisi UU Peradilan Militer
-
Ada Demo Mahasiswa, Selain Bundaran HI Hindari 4 Ruas Jalan Ini
-
WALHI Kritik Kenaikan Tarif Transjakarta, Krisis Udara Ibu Kota Bakal Makin Parah
-
Jakarta Siaga Macet Hari Ini, Cek Jalur Alternatif Hindari Demo Mahasiswa di HI
-
Polisi Proses Hukum 2 ABH Penganiaya Bocah di RPTRA Senen: Satu Ditahan, Satu Wajib Lapor