- PT KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan 88 perjalanan kereta api jarak jauh harian untuk melayani arus balik Lebaran 2026.
- Ketersediaan tiket masih ada, masyarakat diimbau segera memesan, khususnya untuk keberangkatan setelah puncak arus balik.
- Layanan diperkuat dengan peningkatan kebersihan, pengamanan oleh TNI/Polri, serta penambahan personel pelayanan pelanggan.
Suara.com - PT KAI Daop 1 Jakarta menyatakan kesiapan penuh dalam mengawal kepulangan para pemudik pada periode arus balik Lebaran 2026.
Guna melayani mobilitas masyarakat yang sangat tinggi, otoritas perkeretaapian mengoperasikan sebanyak 88 perjalanan kereta api jarak jauh setiap harinya.
Jumlah tersebut terdiri dari 68 perjalanan KA reguler serta 20 perjalanan KA tambahan.
Langkah ini diambil untuk mengakomodasi antusiasme warga yang ingin kembali ke Jakarta dengan aman dan nyaman.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengungkapkan bahwa pihaknya masih memiliki ketersediaan kursi bagi masyarakat.
"Kami mengimbau masyarakat yang belum memiliki tiket untuk segera melakukan pemesanan, karena ketersediaan tempat duduk masih cukup, khususnya untuk perjalanan setelah tanggal-tanggal puncak arus balik," ujar Franoto dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Senin (23/3/2026).
Berdasarkan data terkini, masih terdapat sekitar 276.487 tempat duduk yang tersedia untuk periode perjalanan hingga 1 April 2026.
Selain aspek operasional kereta, KAI juga memperkuat lini pelayanan dengan menambah jumlah personel customer service mobile.
Tenaga kebersihan di stasiun dan di dalam rangkaian kereta api juga ditingkatkan guna menjaga higienitas selama perjalanan.
Baca Juga: Diskon Tol 30 Persen Arus Balik Lebaran 2026, Pemudik Diimbau Atur Waktu Perjalanan
Aspek keselamatan menjadi prioritas dengan adanya dukungan pengamanan ekstra dari jajaran TNI dan Polri di berbagai titik strategis.
KAI juga menghadirkan suasana stasiun yang tematik agar para penumpang merasakan pengalaman perjalanan yang berkesan.
Program layanan pelanggan seperti aktivitas khusus untuk anak-anak turut disediakan demi meminimalisir kejenuhan saat menunggu di stasiun.
Optimalisasi petugas parkir juga dilakukan untuk menjamin kelancaran arus lalu lintas di area pintu masuk dan keluar stasiun.
"KAI Daop 1 Jakarta berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan, khususnya pada masa arus balik ini. Kami mengutamakan keselamatan, ketepatan waktu, serta kenyamanan perjalanan," tutup Franoto.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI