- Harga BBM nasional di berbagai SPBU Pertamina terpantau stabil sejak Maret 2026 meskipun tensi geopolitik global sedang memanas.
- Stabilitas harga BBM ini juga diikuti oleh SPBU swasta seperti Shell, bp, dan Vivo Energy di tengah tantangan pasar global.
- Kondisi ini berdampak positif menjaga daya beli masyarakat dan menstabilkan sektor bisnis yang bergantung pada biaya transportasi.
Suara.com - Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat saat arus balik Idul Fitri 2026, kabar baik datang dari sektor energi.
Harga bahan bakar minyak (BBM) di berbagai SPBU nasional terpantau tetap stabil sejak awal Maret, meski tensi geopolitik global sedang memanas.
Stabilitas ini terjadi di tengah konflik internasional yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran—yang biasanya berdampak langsung pada fluktuasi harga energi dunia.
Harga BBM Pertamina Tetap Terkendali
Berdasarkan data resmi Pertamina, harga BBM di wilayah Jakarta tidak mengalami perubahan sejak awal Maret 2026, dilansir dari laman Antara, Senin (23/3/2026).
Beberapa di antaranya:
- Pertalite: Rp10.000/liter
- Solar subsidi: Rp6.800/liter
- Pertamax: Rp12.300/liter
- Pertamax Turbo: Rp13.100/liter
- Pertamax Green: Rp12.900/liter
- Dexlite: Rp14.200/liter
- Pertamina Dex: Rp14.500/liter
Kondisi ini menjadi faktor penting dalam menjaga daya beli masyarakat, terutama saat kebutuhan perjalanan meningkat drastis.
SPBU Swasta Ikut Stabil Meski Ada Tantangan
Tidak hanya Pertamina, harga BBM di SPBU swasta seperti Shell, bp, dan Vivo Energy juga terpantau stabil.
Baca Juga: Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi Membludak, Menhub Sarankan Mudik Balik Lebih Awal
Untuk SPBU Shell, harga BBM seperti Shell Super berada di kisaran Rp12.390/liter dan V-Power Diesel Rp14.620/liter, meskipun sempat diwarnai isu keterbatasan stok.
Sementara itu, BP dan Vivo menunjukkan tren serupa:
- BP Ultimate: Rp12.930/liter
- BP 92: Rp12.390/liter
- BP Ultimate Diesel: Rp14.620/liter
- Revvo 92 (Vivo): Rp12.390/liter
- Revvo 95: Rp12.930/liter
- Diesel Primus: Rp14.610/liter
Menariknya, kestabilan harga ini terjadi saat pasar energi global menghadapi ketidakpastian akibat konflik geopolitik. Biasanya, kondisi seperti ini mendorong lonjakan harga minyak mentah dunia yang berimbas ke harga BBM domestik.
Namun, Indonesia tampaknya mampu menjaga stabilitas melalui kebijakan energi dan distribusi yang terkontrol.
Stabilnya harga BBM menjadi angin segar bagi sektor bisnis, terutama logistik, transportasi, dan pariwisata yang sangat bergantung pada biaya bahan bakar.
Situasi ini sekaligus menunjukkan ketahanan sektor energi nasional dalam menghadapi tekanan global, sekaligus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi domestik tetap stabil.
Berita Terkait
-
Minyak Dunia Tembus USD 100, Bahlil Bakal Hitung Harga BBM Setelah Maret
-
CORE Wanti-wanti Ekonomi RI Bisa Menderita Efek Perang Iran-AS
-
Baru 20 SPBU yang Memiliki Alat VRS, Ini Tanggapan Kementerian ESDM
-
Bom Waktu Subsidi: Pemerintah Tahan Harga BBM Hingga Lebaran, APBN Siap-Siap Jebol?
-
Pemerintah Janji Harga BBM Subsidi Tak Naik Hingga Lebaran 2026
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Emas Antam Masih Murah Meriah, Harganya Cuma Rp 2,8 Juta/Gram
-
Banyak Pemudik saat Lebaran Bikin Kinerja Industri Asuransi Perjalanan Melonjak
-
Naik Whoosh Saat Lebaran, Bisa Dapat Diskon Hotel hingga Wisata Gratis
-
Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi Membludak, Menhub Sarankan Mudik Balik Lebih Awal
-
Perhatian Pemudik! Jangan Pulang dari Kampung Tanggal 24-28-29 Jika Tak Mau Macet
-
Harga Minyak Dunia Makin Terbang Imbas Iran Mau Tutup Selat Hormuz Tanpa Batas Waktu
-
Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026, Akses Tol MBZ Terapkan Buka Tutup, Ini Dampaknya bagi Pengendara
-
Harga Bitcoin Turun Akibat Ancaman Perang AS-Iran, Kembali ke Level 60 Ribu Dolar!
-
Harga Emas Lebaran Hari Ini Stabil di Pegadaian: UBS dan Galeri 24 Rp2,9 Jutaan
-
Data Lintas Batas RIAS Dibuka, OJK Waspadai Ketergantungan Asing