News / Internasional
Kamis, 26 Maret 2026 | 12:27 WIB
Ilustrasi - Iran Ledakan 202 Pesawat Tempur AS-Israel, Bandara Lamerd Terbakar! (Tasnimnews)
Baca 10 detik
  • Perang AS-Israel-Iran memasuki hari ke-27 dengan serangan terbaru AS dan Israel yang merusak landasan pacu Bandara Internasional Lamerd.
  • Garda Revolusi Iran mengklaim telah menghancurkan 202 aset udara militer AS-Israel, termasuk drone, rudal jelajah, hingga jet tempur F-35.
  • Total korban tewas di pihak Iran sejak perang pecah pada 28 Februari telah mencapai lebih dari 1.348 jiwa dan 17.000 lainnya luka-luka.

Suara.com - Eskalasi mengerikan kembali mewarnai Perang AS-Israel vs Iran yang kini telah memasuki hari ke-27 pada Kamis (26/3/2026), dengan aksi saling serang berintensitas tinggi.

Garda Revolusi Iran (IRGC) baru saja mengeluarkan klaim mengejutkan terkait keberhasilan mereka menghancurkan ratusan Pesawat Tempur AS-Israel di udara.

Di tengah panasnya adu kekuatan Sistem Pertahanan Udara tersebut, fasilitas vital Bandara Lamerd dilaporkan ikut terbakar akibat gempuran dahsyat musuh.

Perang terbuka antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran terus berkobar sengit meski sebelumnya sempat dibayangi oleh rumor gencatan senjata.

Gelombang serangan udara terbaru hari ini justru semakin memperburuk situasi keamanan di seluruh penjuru kawasan Timur Tengah.

Pihak AS dan Israel diketahui melancarkan agresi militer yang menargetkan fasilitas penerbangan di Distrik Lamerd, Provinsi Fars, tepat di pesisir Teluk Persia.

Gubernur Lamerd, Ali Alizadeh, memberikan konfirmasi langsung mengenai kerusakan yang terjadi di fasilitas publik tersebut melalui Kantor Berita Pekerja Iran.

"Sebagian landasan pacu di Bandara Internasional Martir Lamerd terkena serangan AS-Israel," ungkap Ali Alizadeh dikutip dari Haberler.

Pejabat resmi Iran tersebut juga memastikan bahwa tidak ada korban jiwa yang berjatuhan dalam insiden perusakan fasilitas bandara ini.

Baca Juga: Darurat Panic Buying, Pemerintah Jepang Jamin Pasokan Tisu Aman

Pada tengah malam di hari yang sama, rentetan suara ledakan misterius juga dilaporkan terdengar nyaring di Shiraz yang merupakan ibu kota Provinsi Fars.

Sebagai bentuk perlawanan, pihak Iran mengklaim telah sukses menghancurkan 202 aset udara militer yang digunakan oleh AS dan Israel untuk menyerang.

Kantor Berita Fars yang dikenal memiliki kedekatan dengan korps militer Iran membagikan rincian data tersebut melalui platform media sosial X.

Mereka mengklaim bahwa sebanyak 131 kendaraan udara tak berawak (UAV) dari berbagai tipe seperti MQ-9, Hermes 900, hingga Orbiter-4 telah berhasil ditembak jatuh.

Tidak berhenti di situ, sebanyak 56 peluru kendali yang mencakup rudal jelajah AGM-158 JASSM dan Tomahawk juga dilaporkan sukses dilumpuhkan di udara.

Pihak Iran bahkan menyebutkan bahwa tujuh jet tempur mutakhir jenis F-15, F-16, F-18, dan F-35 berhasil ditargetkan dan dihentikan.

Load More