Ilustrasi - Iran Ledakan 202 Pesawat Tempur AS-Israel, Bandara Lamerd Terbakar! (Tasnimnews)
Baca 10 detik
- Perang AS-Israel-Iran memasuki hari ke-27 dengan serangan terbaru AS dan Israel yang merusak landasan pacu Bandara Internasional Lamerd.
- Garda Revolusi Iran mengklaim telah menghancurkan 202 aset udara militer AS-Israel, termasuk drone, rudal jelajah, hingga jet tempur F-35.
- Total korban tewas di pihak Iran sejak perang pecah pada 28 Februari telah mencapai lebih dari 1.348 jiwa dan 17.000 lainnya luka-luka.
Tujuh armada udara pengisi bahan bakar jenis KC-135 dan satu unit helikopter militer turut masuk ke dalam daftar aset musuh yang berhasil ditumbangkan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak militer AS maupun pemerintah Israel sama sekali belum memberikan komentar resmi terkait klaim kerugian besar tersebut.
Konflik berdarah ini sendiri pertama kali pecah pada 28 Februari lalu ketika Israel dan AS melancarkan serangan saat negosiasi sedang berlangsung.
Iran kemudian membalas secara masif dengan menyerang target-target vital di Israel, Qatar, Uni Emirat Arab, dan juga Bahrain.
Berdasarkan data resmi pemerintah Iran, total korban tewas akibat serangan AS-Israel telah menembus angka 1.348 jiwa dengan lebih dari 17.000 orang mengalami luka-luka.
Komentar
Berita Terkait
-
Krisis Energi, Presiden Korsel Minta Warga Mandi Jangan Lama-lama, Cas HP Hanya Siang
-
Iran Tolak Proposal Trump, Ajukan 5 Syarat Termasuk Ganti Rugi Perang dan Kontrol Selat Hormuz
-
Pulau Terancam Diduduki, Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Tetangga
-
Israel Perluas Serangan ke Lebanon, Begini Sejarahnya!
-
Efek Perang Iran: Kim Jong Un Makin Yakin Nuklir Adalah Kunci Selamat
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!