- Arus balik Lebaran 2026 di Daop 1 Jakarta menunjukkan tren tinggi, dengan kedatangan harian melampaui keberangkatan sejak 23 Maret.
- Stasiun Pasar Senen, Gambir, dan Bekasi mencatat lonjakan signifikan pada kedatangan penumpang arus balik per 27 Maret 2026.
- KAI Daop 1 Jakarta menyediakan 168.816 kursi tersisa hingga 1 April 2026 serta menerapkan berbagai program diskon tiket.
Suara.com - Arus balik Lebaran 2026 di wilayah Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta masih menunjukkan tren tinggi. Jumlah penumpang yang tiba konsisten menembus kisaran 50 ribu orang per hari dan melampaui angka keberangkatan.
Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengungkap hal itu berdasar data hingga Jumat (27/3/2026). Ia menyebut ketimpangan arus tersebut sudah terlihat sejak 23 Maret 2026.
"Pada 24 Maret, misalnya, jumlah penumpang yang tiba mencapai 53.288 orang, sementara keberangkatan hanya 43.894 penumpang. Tren serupa berlanjut hingga 26 Maret dengan 53.132 penumpang datang dan 36.279 penumpang berangkat," ujar Franoto kepada wartawan, Jumat (27/3/2026).
Menurut Franoto tekanan arus balik paling terasa di stasiun-stasiun utama. Pada 27 Maret 2026, Stasiun Pasar Senen mencatat kedatangan tertinggi sebanyak 18.473 penumpang, diikuti Stasiun Gambir 15.230 penumpang dan Bekasi 8.662 penumpang.
Secara kumulatif, sejak awal masa Angkutan Lebaran pada 11 Maret hingga 27 Maret 2026, KAI Daop 1 Jakarta telah memberangkatkan 777.157 penumpang dengan tingkat okupansi rata-rata 81 persen dari total kapasitas 1.083.674 tempat duduk.
Puncak arus mudik sebelumnya terjadi pada 18 Maret 2026 dengan 53.576 penumpang berangkat dalam satu hari. Sementara pada periode Hari H Lebaran, 21–22 Maret, jumlah keberangkatan tercatat 97.297 penumpang, dengan kedatangan mencapai 62.254 penumpang—menunjukkan pergeseran arus yang kini berbalik ke Jakarta.
Di tengah tingginya arus balik, Franoto memastikan ketersediaan tiket masih tersisa. Hingga 1 April 2026, terdapat sekitar 168.816 kursi kereta api jarak jauh dari wilayah Daop 1 Jakarta.
KAI juga memberlakukan promo diskon 20 persen untuk kelas eksekutif melalui program “Promo Silaturahmi” hingga 1 April 2026, serta diskon 30 persen untuk tiket kelas ekonomi komersial pada periode 14–29 Maret 2026.
Penumpang arus balik didominasi dari kota-kota di Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, dan Jawa Barat, seperti Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Bandung, dan Purwokerto.
Baca Juga: Pasokan BBM Dipastikan Aman Selama Arus Balik Lebaran 2026
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Polisi Kembali Tetapkan 291 Tersangka Judol Hayam Wuruk, 287 Warga Asing
-
Guntur Romli: Safari Jokowi Tak Berdampak ke PDIP, Justru NasDem yang Harus Waspada!
-
Guntur Romli: Dulu Petugas Partai, Kini Jokowi Jadi 'Jongos PSI' Demi Dinasti 2029!
-
Relokasi Dua Pabrik Jepang ke Vietnam Ditunda, Ancaman PHK Massal Ribuan Buruh Mereda
-
Menkum: Pakai Karya Jurnalistik untuk Tujuan Komersil Wajib Bayar Royalti ke Pemegang Hak Cipta!
-
Prabowo Keceplosan 'Ndasmu' Lagi, Niatnya Guyon Tapi Kena Sindir Pakar Komunikasi
-
Motor Listrik Korupsi BGN untuk Guru Honorer: Solusi Cerdas atau Masalah Baru?
-
Venezuela Mirip Zona Perang, Kisah Orianna Cari Ayahnya di Reruntuhan Gedung
-
Daftar 11 Rusun yang akan Dibangun Jakarta pada 2027, Ada di Mana Saja?
-
Heboh Dugaan Uang Rp20 Juta untuk Alihkan Demo Mahasiswa, DPR: Jangan Beli Idealisme!