- Kawasan Blok M Square, Jakarta Selatan, masih menghadapi masalah parkir ganda dan keberadaan juru parkir liar yang berulang.
- Pengelola gedung menyatakan area ruko memiliki sistem parkir mandiri sehingga tidak sepenuhnya berada di bawah kendali manajemen.
- Manajemen telah berupaya melakukan penertiban, namun juru parkir liar tetap beroperasi di sekitar lokasi dan memicu keluhan pengunjung.
Suara.com - Praktik parkir ganda hingga keberadaan juru parkir (jukir) liar di kawasan Blok M Square, Jakarta Selatan, kembali menjadi sorotan. Meski pihak pengelola mengklaim telah melakukan penertiban, fenomena tersebut diakui masih terus berulang di sejumlah titik, khususnya di area luar gedung dan sekitar ruko.
Seorang petugas parkir dari pengelola Blok M Square, Ikhwan Fauzi, menjelaskan bahwa secara resmi sistem parkir di dalam area gedung diberlakukan satu pintu, yakni pembayaran di pintu keluar.
“Ah, kita wajibnya di pintu keluar, Kak,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Rabu (1/4/2026).
Namun, kondisi berbeda terjadi di area pinggiran, khususnya di depan ruko. Ikhwan mengungkapkan bahwa sistem parkir di area tersebut tidak sepenuhnya berada di bawah kendali pengelola gedung.
“Kalau yang di pinggiran kayak gini kan kita ada khusus buat ruko yang punya gedungnya itu. Jadi nggak bisa sembarangan parkir gitu,” jelasnya.
Ia menambahkan, untuk area depan ruko, pengelolaan parkir dikembalikan kepada masing-masing pemilik atau pengelola ruko.
“Balik lagi ke sistem si rukonya, Kak,” katanya.
Sementara itu, pengunjung yang tidak memiliki kepentingan ke ruko disarankan untuk menggunakan fasilitas parkir resmi di dalam gedung. Hal ini karena sebagian area luar dikategorikan sebagai fasilitas umum (fasum), yang penggunaannya tidak sepenuhnya diatur oleh manajemen pusat.
“Paling kita diprioritaskan ke gedung dulu sih, Kak, kalau bukan buat ke ruko itu. Kita juga di sini kan fasum, hitungannya,” ujar Ikhwan.
Baca Juga: DPRD DKI Soroti TPS Ilegal hingga Parkir Liar, Desak Pemprov Benahi Lingkungan
Ketika ditanya mengenai keberadaan jukir liar, Ikhwan tidak menampik bahwa praktik tersebut masih terjadi di beberapa titik, meskipun telah berulang kali ditertibkan.
“Kalau kita cuma ada di beberapa titik sih, Kak, jukir parkir liarnya,” ungkapnya.
Ia menyebut salah satu lokasi yang kerap menjadi titik aktivitas jukir liar berada di sekitar perempatan dekat minimarket.
“Ada di sebelah sana sih, Kak… pokoknya perempatan dekat Alfamart gitu sih, Kak,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ikhwan mengakui bahwa keluhan dari pengunjung terkait jukir liar cukup sering diterima. Ia bahkan secara langsung menyampaikan permohonan maaf kepada pengunjung atas kondisi tersebut.
“Saya sering dapat komplain tentang jukir parkir liar, Kak… saya bilang, ‘Kak, mohon maaf sebelumnya, di sini memang masih ada juru parkir liar, kan,’” tuturnya.
Berita Terkait
-
DPRD DKI Soroti TPS Ilegal hingga Parkir Liar, Desak Pemprov Benahi Lingkungan
-
Pramono Minta Penertiban Parkir Liar Diperkeras, Soroti Monas hingga Belakang Grand Indonesia
-
Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!
-
Viral 2 Pengunjung PIM Rebutan Lahan Parkir, Akun IG Pelaku Menghilang?
-
Pramono Anung Resmikan Transjabodetabek Blok M-Soetta: Tarif Jauh Lebih Murah daripada Taksi
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Selat Hormuz Sudah Dibuka, Kok Harga BBM Belum Turun? Ini Penjelasan Ekonom
-
Puan Tegaskan PDIP Bukan Partai Abu-abu! Senyum Saan Mustopa dan Cucun Jadi Soroton
-
Penahanan Ijazah karena Tunggakan Biaya Sudah Jadi Masalah Nasional
-
Bukan Ajang Bagi-bagi Kursi, Puan: Jabatan Komisaris BUMN Harus Profesional dan Kompeten!
-
Cerita Korban Penjualan Tiket Spekulatif Piala Dunia 2026, Sudah Bayar Rp 107 Juta Tapi Zonk
-
Negara Gagal Biayai Wajib Belajar, Anak Miskin Malah Disandera Ijazahnya
-
Viral! Patwal RI 21 Pepet Mobil Warga di Senayan, Pengemudi Protes Dipaksa Berhenti
-
Plastik Terurai Jadi Partikel Makin Kecil: Mengapa Nanoplastik Kini Menjadi Perhatian Ilmuwan?
-
Alasan Presiden Belarus Menginap di Istana Negara, Prabowo Ingin Beri Penghormatan Khusus
-
'Saling Membersamai', Roy Suryo Hadiri Sidang dr Tifa Usai Praperadilannya Ditunda