News / Nasional
Senin, 23 Maret 2026 | 19:13 WIB
Salah satu Ban Mobil yang dikempeskan di Monas. [Tangkapan layar]
Baca 10 detik
  • Pengunjung Monas mengalami ban kempes pada Minggu (22/3/2026) setelah diarahkan parkir oleh oknum juru parkir liar.
  • Kepala Dishub DKI Jakarta menyatakan tindakan pengempesan ban adalah upaya penertiban parkir liar di badan jalan sekitar Monas.
  • Dishub mengklaim telah mengarahkan masyarakat parkir di fasilitas resmi seperti IRTI Monas, Gambir, atau Lapangan Banteng.

Suara.com - Kawasan Monumen Nasional (Monas) kembali menjadi sorotan setelah sebuah video keluhan pengunjung viral di media sosial.

Seorang perempuan menceritakan pengalaman pahitnya saat mendapati ban kendaraannya kempes usai parkir di area tersebut pada Minggu (22/3/2026).

Dalam unggahannya, pengunjung asal luar kota itu mengaku awalnya diarahkan oleh sejumlah oknum yang diduga merupakan juru parkir liar.

Namun, rasa aman itu seketika sirna saat ia mendapati puluhan mobil di lokasi yang sama mengalami nasib serupa secara mendadak.

Tak hanya dikempeskan, beberapa kendaraan bahkan dilaporkan kehilangan pentil ban sehingga tidak bisa langsung diisi angin di lokasi.

Pengunjung tersebut merasa sangat dirugikan lantaran hanya mengikuti arahan juru parkir tanpa mengetahui risiko pelanggaran di lapangan.

Ia pun berharap pihak terkait, khususnya Dinas Perhubungan, dapat memberikan klarifikasi sekaligus menindak tegas oknum yang meresahkan tersebut.

Menanggapi polemik tersebut, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, akhirnya angkat bicara pada Senin (23/3/2026).

Syafrin menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan bagian dari upaya penertiban agar masyarakat tidak lagi nekat memarkir kendaraan sembarangan.

Baca Juga: Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

"Kami sudah melakukan sosialisasi dan menghimbau warga untuk tidak parkir di badan jalan," ujarnya.

Syafrin juga mengklaim bahwa Dishub DKI telah berupaya maksimal dalam memberikan edukasi serta mengarahkan pemilik kendaraan ke fasilitas yang sudah disediakan.

"Petugas senantiasa mengarahkan kendaraan untuk parkir di IRTI Monas atau lokasi lain yang ada ruang parkir, seperti Gambir atau Lapangan Banteng," imbuh Syafrin.

Kendati demikian, fenomena jukir liar yang lihai membujuk pengunjung masih menjadi tantangan besar bagi otoritas setempat di lapangan.

Masyarakat kini diimbau untuk lebih mawas diri dan selalu memastikan kendaraannya berada di lokasi parkir resmi demi menghindari sanksi pengempesan ban.

Load More