-
Iran membebaskan biaya transit Selat Hormuz bagi kapal Malaysia sebagai tanda persahabatan.
-
Kapal milik Pertamina Indonesia juga mendapatkan pertimbangan positif keamanan untuk melintasi wilayah konflik.
-
Pembatasan Selat Hormuz hanya berlaku bagi negara yang menyerang atau memusuhi kedaulatan Iran.
Pemerintah Iran telah melakukan peninjauan mendalam terhadap permohonan yang diajukan oleh pihak berwenang Malaysia.
Hasilnya, otoritas Teheran memastikan bahwa kapal-kapal tersebut akan segera diizinkan untuk melanjutkan perjalanan mereka.
"Kami menerima informasi dari Menteri Luar Negeri Malaysia sejumlah kapal Malaysia ada di Teluk Persia dan ingin melintas," kata dia.
Bagi Iran, memfasilitasi pergerakan kapal dari negara yang dianggap rekan bukanlah sebuah kendala yang berarti.
Hubungan bilateral yang harmonis menjadi kunci utama di balik keputusan strategis yang diambil oleh Iran.
"Itu bukan masalah, sebagai negara sahabat Malaysia, dan negara-negara sahabat bisa melewati selat," ungkap dia.
Nasrabadi juga memberikan jawaban tegas ketika ditanya mengenai aspek finansial dari izin transit tersebut.
Pihaknya menjamin tidak akan ada penarikan biaya apa pun bagi kapal Malaysia yang melakukan transit.
"Tentu (bebas biaya). Kami tidak akan mengenai biaya," ujar dia.
Baca Juga: Respons Komentar Trump, China Salahkan Serangan AS dan Israel sebagai Akar Masalah di Selat Hormuz
Penjelasan ini memberikan kepastian hukum dan ekonomi bagi perusahaan pelayaran yang armadanya tertahan di sana.
Nasrabadi kemudian meluruskan persepsi dunia mengenai status penutupan Selat Hormuz yang menjadi perbincangan hangat.
Ia membantah bahwa jalur perdagangan dunia tersebut ditutup secara total untuk seluruh aktivitas pelayaran internasional.
Menurutnya, pihak Iran hanya memberlakukan pembatasan ketat bagi negara-negara tertentu yang dianggap sebagai ancaman.
"Jika Anda menyerang Iran, Anda tak bisa memakai selat ini. Tapi, kita tidak menutup," imbuh Dubes Iran ini.
Setidaknya terdapat tujuh unit kapal berbendera Malaysia yang sempat menunggu kepastian untuk bisa melintas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Jaksa Ungkap Total Uang yang Diterima Noel Ebenezer Mencapai Hampir Rp 4,5 Miliar
-
Kapolda Metro Jaya Kini Bintang Tiga, Sahroni: Tanggung Jawabnya Harus Setara Pangdam
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
Cerita Pemkot Jakarta Timur Redakan Tawuran Lewat Dialog dan Olahraga
-
Gercep Bangun Mobil Transparan Request Prabowo, Pindad: Tunggu Tanggal Mainya
-
Terseret Kasus Korupsi, Noel Ebenezer Ngaku Menyesal Pernah Jadi Wamenaker
-
Mau Berangkat Haji, Menkeu Purbaya Ngaku Masih Sering Lupa Doa Meski Sudah Belajar
-
DPR Dukung Pemerintah Desak PBB dan AS Segera Bebaskan Jurnalis RI yang Ditahan Israel
-
Tanya Dolar ke Menkeu, Prabowo-Purbaya Ngobrol soal Fondasi Ekonomi
-
Pramono Anung Jajal Naik Ring di Kolong Flyover Pasar Rebo