- Pemkot Mataram mewajibkan pejabat eselon II, III, dan IV bersepeda ke kantor mulai Senin, 6 April 2026 mendatang.
- Kebijakan ini bertujuan menghemat anggaran bahan bakar kendaraan dinas serta mendorong gaya hidup ramah lingkungan bagi pejabat.
- Aturan bersepeda berlaku khusus bagi pejabat yang berdomisili dalam radius maksimal lima kilometer dari kantor di Mataram.
Suara.com - Pemerintah Kota Mataram mulai menerapkan kebijakan tak biasa demi menekan penggunaan bahan bakar minyak (BBM). Mulai Senin, 6 April 2026, para pejabat di lingkungan Pemkot diwajibkan berangkat ke kantor menggunakan sepeda.
Sekretaris Daerah Kota Mataram, Lalu Alwan Basri, menjelaskan kebijakan ini menyasar pejabat eselon II, III, dan IV sebagai langkah awal efisiensi anggaran sekaligus mendorong gaya hidup ramah lingkungan.
“Kebijakan ini bagian dari upaya penghematan penggunaan BBM untuk kendaraan dinas,” ujarnya di Mataram, Kamis (2/4).
Pemkot memberikan fleksibilitas dalam jenis sepeda yang digunakan. Pejabat diperbolehkan memilih sepeda listrik maupun sepeda konvensional, selama tetap mendukung efisiensi energi.
Aturan ini juga disesuaikan dengan jarak tempat tinggal. Pejabat yang berdomisili dalam radius maksimal 5 kilometer dari kantor diwajibkan bersepeda. Sementara itu, bagi yang tinggal lebih jauh masih diperbolehkan menggunakan kendaraan alternatif.
Berdasarkan pendataan, sebagian besar pejabat eselon II diketahui tinggal di area pusat kota dengan jarak yang masih memenuhi ketentuan tersebut.
Untuk tahap awal, kebijakan ini akan diuji coba di kalangan pejabat terlebih dahulu. Namun, tidak menutup kemungkinan ke depan aturan serupa juga diterapkan bagi ASN lainnya, termasuk opsi penggunaan transportasi khusus seperti bus pegawai.
Pemerintah daerah saat ini masih menunggu kajian lebih lanjut dari Dinas Perhubungan terkait pengembangan kebijakan tersebut.
Baca Juga: Tips Hemat Bensin Motor Matik Untuk Cegah Kelangkaan BBM
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Usai Dirantai dan Dilaporkan Balik, Korban Penyekapan di Senen Kini Jalani Trauma Healing
-
Luka Bakar 47 Persen! Istri Siri Dipaksa Anggota Polisi Buat Sabu hingga Disiram Air Keras
-
Bea Cukai Pakai Jebakan Canggih Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkoba Kuncup Bunga
-
Tak Puas Vonis 10 Tahun! Kejagung Banding dan Persoalkan Tahanan Rumah Nadiem Makarim
-
Divonis 10 Tahun, Kenapa Hakim Andi Saputra Ingin Nadiem Makarim Bebas?
-
Pilot AS Tewas Ditembak OPM di Yahukimo, TNI Kerahkan 3 Heli untuk Evakuasi
-
Daftar Penumpang Pesawat AMA Korban Serangan KKB di Yahukimo, Pilot Asal AS Tewas
-
OTT Lagi! KPK Tangkap Bupati Langkat, Operasi Senyap ke-15 Sepanjang 2026
-
Menkeu Mengatakan Pemerintah Mulai Cabut Subsidi BBM Pekan Depan
-
Sering Bikin Kaget! MRT Rem Mendadak di Jalur Senayan-ASEAN Ternyata Akibat Gangguan Sinyal